Ilustrasi PNS
Ilustrasi PNS

Kudus, Jowonews.com – Kalangan DPRD Kabupaten Kudus beranggapan PNS di lingkungan Pemkab Kudus cenderung disiplin karena saat disidak tercatat hanya PNS di kantor kecamatan tertentu saja yang terlihat telat masuk kerja.

DPRD Kudus dalam melakukan sidak terbagi menjadi beberapa tim sesuai dengan daerah pemilihan (Dapil) masing-masing anggota dewan.
Wakil Ketua DPRD Kudus Nur Hudi yang melakukan sidak ke kantor Kecamatan Bae dan Mejobo mengakui, menemukan adanya PNS yang telat masuk kerja.
     
“Jumlahnya memang lebih dari dua orang. Akan tetapi, mereka patut menjadi contoh yang baik dalam masuk kerja,” ujarnya.
Apalagi, kata dia, mereka digaji dari uang rakyat sehingga harus menunjukkan dedikasinya, terlebih jika mereka merupakan pelayan masyarakat.
Kondisi berbeda dengan PNS yang berada di lingkungan Setda Kudus dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kudus tidak ditemukan adanya PNS yang telat masuk kerja.
“Semuanya memang masuk tepat waktu. Meskipun sudah disiplin dalam masuk kerja harapannya pengawasan serupa digelar secara periodik guna memastikan kedisiplinan mereka memang menjadi budaya,” ujarnya.
Hal itu, kata dia, terkait pula dengan tingkat pelayanannya terhadap masyarakat.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kudus Achmad Yusuf Roni yang melakukan sidak ke kantor UPT Pendidikan Dawe dan Balai Benih Ikan (BBI) milik Pemkab Kudus di Margorejo, Kecamatan Dawe juga tidak menemukan PNS yang telat masuk kerja.
     
“Mudah-mudahan kedisiplinan mereka dalam masuk kerja bisa dipertahankan,” ujarnya. (JN04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here