SEMARANG, Jowonews.com  – Tempat wisata di Kota Semarang masih sangat bisa dikembangkan menjadi lebih baik. Termasuk Bonbin Mangkang dan Goa Kreo dapat dikembangkan melalui tata kelola dan manajemen yang lebih bagus.

Salah satunya mengembangkan pengelolaan Bonbin Mangkang menjadi sebuah perusahaan daerah (perusda). Pengelolaan Bonbin Mangkang yang sekarang ini masih oleh sebuah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) jika diganti perusda, diyakini akan meningkatkan jumlah kunjungan dan tentunya pemasukan daerah.

Komisi B DPRD Kota Semarang menilai pembentukan perusda ini sangat diperlukan mengingat pengelolaan Bonbin Mangkang selama ini dianggap kurang maksimal. Terlebih Semarang Kota Metropolitan sehingga selayaknya sudah memiliki tempat wisata yang benar-benar bonafit. ‘’Bonbin Mangkang adalah yang paling potensial,’’ kata Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Mualim, kemarin.

Pembentukan Perusda Bonbin Mangkang nantinya harus diikuti tata kelola dan manajemen yang benar-benar transparan, akuntabel, dan baik. Lebih lanjut, Legislator dari Partai Gerindra ini menyatakan keyakinannya pembentukan perusda ini bisa dilakukan. Sebab saat ini peraturan daerah rencana induk pariwisata Kota Semarang sedang dibahas di dewan bersama dengan pemerintah.

Saat ini rencana pembentukan perusda Bonbin Mangkang ini juga sudah mulai dilakukan kajian yang diharapkan dapat selesai sesuai harapan pada tahun depan. Sehingga nantinya kemudian dapat dilakukan alokasi anggaran untuk pengembangan Bonbin Mangkang.

Komisi B juga mendukung rencana pengembangan wisata Gua Kreo dan Waduk Jatibarang di Kelurahan Kandri Kecamatan Gunungpati. Saat ini wisata Gua Kreo dianggap memang ketinggalan jaman terkait fasilitas penunjang yang ada di lokasi tersebut. Terlebih setelah keberadaan Waduk Jatibarang yang menakjubkan.

‘’Fasilitas seperti mushola, toilet, lokasi PKL, dan sebagainya kelihatan usang tidak sesuai lagi dengan kemegahan Waduk Jatibarang yang sudah dipenuhi air, “katanya.

Dengan keberadaan Waduk Jatibarang kunjungan ke Goa Kreo juga semakin meningkat. Karena itu, kata Mualim, pihaknya sangat mendukung rencana Pemkot Semarang yang akan membangunan bumi perkemahan di beberapa lokasi di kawasan Waduk Jatibarang itu.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan, Bonbin Mangkahmemang segera akan berubah menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Dengan begitu, masyarakat Kota ATLAS nanti dapat melihat berbagai jenis binatang baru yang memenuhi lokasi tersebut.

‘’Rencananya Raperda tentang Perubahan Menjadi BUMD akan segera kami godok tahun 2015. Semoga satu tahun sesudahnya, yakni 2016 bisa menjadi BUMD,’’ kata Masdiana.

Menurutnya, perubahan pengelolaan Bonbing Mangkang dari UPTD menjadi BUMD memang penting untuk mengembangkan kebun binatang tersebut lebih baik. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here