Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau Jembatan Comal di Jalur Pantura, Pemalang, Jateng, Kamis (24/7)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau Jembatan Comal di Jalur Pantura, Pemalang, Jateng, Kamis (24/7)
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meninjau Jembatan Comal di Jalur Pantura, Pemalang, Jateng, Kamis (24/7)

Semarang, Jowonews.com. Dalam rangka membantu melakukan proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Air Asia QZ-8501 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, telah mengirimkan dua helikopter milik TNI ke lokasi jatuhnya pesawat tersebut. Hal ini dilakukan karena guna membantu proses evakuasi para korban yang saat ini sebagian besar diduga masih berada di dalam badan pesawat

“Tadi pagi sudah dilakukan pengiriman helikopter milik TNI kira-kira jumlahnya dua buah yang dikirim” kata Ganjar di sela sela kunjungan kerjanya di jembatan comal Pemalang, pada Rabu (31/12).

Sementara itu untuk mengetahui jumlah korban yang berasal dari wilayah Jawa Tengah pihaknya juga akan terus memantau kondisi terkini pencarian korban. Politisi PDI Perjuangan ini juga mengaku terus melakukan kordinasi pada pihak pihak terkait guna mendapatkan informasi terbaru.

“koordinasi terus kita lakukan, kita berharap pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bisa secepatnya menemukan penyebab pasti jatuhnya pesawat Air Asia ini “ jelas Ganjar.

Dalam kesempatan ini, ganjar pronowo juga menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa pesawat air asia.  Dirinya juga berharap untuk keluarga yang tertimpa musibah supaya di berikan ketabahan dalam mengahadapinya.

Terkait hal ini, sebelumnya Ganjar Pranowo juga  meminta perayaan malam Tahun Baru 2015 tidak dirayakan secara berlebihan. Dia mengingatkan masyarakat Jawa Tengah agar memberikan simpati atas terjadinya musibah AirAsia QZ 8501.

“Mudah-mudahan malam nanti kiranya masyarakat tidak perlu berlebihan merayakan. Agar kita bersama-sama mendoakan, Karena kita banyak musibah,” kata Ganjar

Pesawat Air Asia QZ8501 rute Surabaya-Singapura dinyatakan hilang kontak pada Ahad pagi, 28 Desember 2014. Pesawat itu diperkirakan membawa 155 penumpang dan 7 awak. (JN12)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here