Ilustrasi Pasar Burung. (Foto : Omkicau)
Ilustrasi Pasar Burung. (Foto : Omkicau)
Ilustrasi Pasar Burung. (Foto : Omkicau)
Ilustrasi Pasar Burung. (Foto : Omkicau)

Kudus, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten Kudus segera memiliki pasar burung modern yang dilengkapi sarana dan prasarana lengkap dan pemandangan yang hijau nan bersih. Kota Kretek tersebut mencoba membuat pasar layaknya pasar burung di Kota Gudeg Yogyakarta yang sekaligus bsia dijadikan destinasi wisata satwa alias kebun binatang mini.

Untuk mendukung rencana tersebut, Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus selaku SKPD yang memiliki agenda kegiatan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp3,95 miliar pada tahun 2015.

“Anggaran tersebut sudah disetujui dan saat ini hanya menunggu tahapan hingga nantinya bisa dilelangkan,” kata pelaksana tugas Kepala Dinas Perdagangan Pasar dan Pengelolaan Pasar Kudus Sudiharti, Jumat (2/1).

Anggaran sebanyak itu, kata dia, termasuk anggaran pengawasan, sedangkan perencanaannya sudah dianggarkan pada tahun anggaran 2014.

Rencananya, pasar burung yang direncanakan tersebut, bakal dilengkapi dengan taman dan area parkir yang memadai sehingga tidak hanya pecinta burung yang keluar masuk pasar tersebut, melainkan masyarakat umum yang ingin melihat sejumlah koleksi burung juga bisa ikut melihat-lihat sekaligus berwisata.

Dinas Pasar juga menjanjikan dibangunkan tempat untuk menggelar lomba burung berkicau sehingga sekali dayung dua tiga terlampau karena cukup lewat lomba tersebut, peserta lomba juga akan melihat-lihat koleksi burung yang ada.

Lokasi pasar burung itu sendiri, bakal menempati lahan yang selama ini dijadikan tempat mangkalnya para penjual hewan ternak yang biasa dikenal Pasar Hewan Jati, Kudus.

Berdasarkan perencanaan sementara, dari total luas lahan di pasar hewan tersebut yang mencapai 2,6 hektare sebagian besar akan dibangun untuk kios jualan burung serta sarana pendukung lainnya.

Bagi masyarakat yang terbiasa menjual ternaknya di pasar tersebut, tidak perlu khawatir karena masih tersedia lahan yang cukup luas untuk menjual ternaknya. Kini tempat jualan ternak juga dilengkapi atap sehingga terbebas dari panas dan hujan.

Wacana kedepan, pasar burung tersebut tidak hanya untuk menampung pedagang burung yang biasa mangkal di Pasar Wergu Kudus, karena pedagang burung nomaden atau di tepi jalan umum juga akan mendapat kesempatan berjualan di pasar itu. (JN04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here