DPRD Berdiskusi dengan Walikota dan Pedagang Pasar Klewer. (Foto : Dok.Jowonews)
DPRD Berdiskusi dengan Walikota dan Pedagang Pasar Klewer. (Foto : Dok.Jowonews)
DPRD Berdiskusi dengan Walikota dan Pedagang Pasar Klewer. (Foto : Dok.Jowonews)
DPRD Berdiskusi dengan Walikota dan Pedagang Pasar Klewer. (Foto : Dok.Jowonews)

SEMARANG, Jowonews.com— Sudah sepekan sejak Pasar Klewer terbakar pada Sabtu (27/12/2014) malam lalu, pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bekerja sama dengan DPRD setempat segera melakukan langkah penanganan dan pemulihan pasca kejadian kebakaran yang mengakibatkan kerugian milyaran rupiah tersebut.

Anggota DPRD Provinsi Daerah Pemilihan V, Muhammad Rodhi menyampaikan bahwa pihaknya sudah bertemu dengan Pedagang yang terhimpun dalam Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) perwakilan DPRD Kota Surakarta, dan DPR-RI terkait dengan peristiwa kebakaran Pasar Klewer, Rabu (31/12/2014) lalu. Salah satu yang dibicarakan adalah pasar darurat Klewer.

Hasilnya, Rodhi mengungkapkan, selain dana dari Pemkot, DPRD setempat mengatakan bahwa masih memungkinkan untuk menggelontorkan dana tak terduga.

“Dana tak terduga 2014 yang tersedia di APBD Kota Surakarta sebesar Rp 700 juta. Ditambah APBD 2015, besarnya mencapai Rp 2 miliar. Jadi yang tahun ini (2014) masih mungkin digunakan, meskipun untuk 2015 juga sudah tersedia dana tak terduga di APBD,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas keinginan para pedagang korban kebakaran, antara lain mengenai pembangunan pasar darurat dan pemulihan Pasar Klewer.  Mengenai pemulihan Pasar Klewer, para pedagang berharap agar bangunan pasar dibuat sama dengan bangunan aslinya. Selain itu, mereka berharap agar dapat menempati kios sesuai dengan kepemilikan mereka sebelumnya.

Sementara, Walikota Solo FX Rudiyatmo menjelaskan bahwa pembangunan Pasar Klewer yang baru memang akan menyesuaikan denah lama. Hal ini disampaikan Rudy setelah mendengar aspirasi dari para pedagang tersebut.

“Hanya saja, bangunan yang baru akan ditambah basement untuk tempat parkir dan travelator untuk membantu mengangkut barang. Sementara itu, masih akan ada perbincangan lebih lanjut mengenai lokasi pasar darurat,” ujarnya.

Pemkot Surakarta sendiri sudah menentukan lahan di Benteng Vastenburg sebagai lokasi pasar darurat bagi pedagang Pasar Klewer. Pemkot sudah mengajukan izin kepada penggunaan lahan benteng itu untuk pasar darurat sementara. (JN03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here