Longsor banjar (tweetbanjar)

JEPARA, Jowonews.com —  Tak hanya musibah banjir, musibah longsor mengancam Jepara. Sebanyak 82 KK di Desa Bungu, Kecamatan Mayong, Jumat (2/1) malam diungsikan.

Pengungsian ini menyusul tebing di desa tersebut telah longsor dan merusak tiga rumah warga. Longsoran ini terancam longsor meluas.
Hasil sidak Wakil Bupati Jepara Subroto akibat hujan lebat yang terjadi Jumat (2/1) malam lalu tebing di desa  tersebut retak antara 20-30 sentimeter. Dengan ketinggian empat meter lebih. Tebing ini terletak di atas jalan dan di bawah jalan tersebut.

”Longsornya tebing ini tinggal menunggu waktu. Kondisinya sudah retak-retak. Sangat berbahaya bagi rumah yang ada di bawah tebing,” paparnya.

Tak mau terjadi musibah longsor sebagaimana di Bojonegoro, sebanyak 32 KK diungsikan ke rumah tetangga atau krabat yang dekat. Puluhan KK ini nantinya akan diberikan Jaminan Hidup Pengungsi dari BPBD.

”Berbeda dengan kasus banjir di Brantaksekarjati. Pengungsi di Bungu bisa diambilkan Jaminan Hidup Pengungsi karena memang mengungsi, tak lagi beraktivitas di rumah masing-masing,” ucapnya.

Selain longsor di Bungu, musibah yang sama terjadi di Desa Tempur, Kecamatan Keling, Jumat (2/1) malam. Akibat hujan deras, tebing longsor dan merusak tiga rumah.

”Kondisi rumah rusak ringan,” ungkap Subroto.

Subroto menambahkan, curah hujan pada awal Januari ini belum titik puncak yaitu hanya 200 milimeter. Ia memperkirakan curah hujan puncak akan terjadi pada pertengahan musim hujan ini. Di mana curah hujan mencapai 50 milimeter.

”Jepara siaga banjir dan longsor. Ini baru permulaan hujan,” tandasnya.

Ancaman longsor, menurut Subroto, terjadi di Kecamatan Mayong, Batealit, Nalumsari, Pakis Aji dan Keling.

Sementara rawan banjir terjadi di Kecamatan Pecangaan, Welahan, Tahunan, Mlonggo dan Bangsri. ”Hampir semua kecamatan rawan bencana,” jelasnya.

Olehkarenanya, Subroto menegaskan, akan bertindak cepat untuk menangani pengungsi dan bencana. ”Tadi saya sudah perintahkan pak Sekda untuk gerak cepat antisipasi bencana dan tanggap pengungsi,” katanya. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here