Ilustrasi Raskin. (Foto : Pacitanku)
Ilustrasi Raskin. (Foto : Pacitanku)
Ilustrasi Raskin. (Foto : Pacitanku)
Ilustrasi Raskin. (Foto : Pacitanku)

Kendal, Jowonews.com – Menteri Sosial  Khofifah Indar Parawangsa, mewacanakan akan menghapus Beras Miskin (Raskin) yang setiap bulan diterima warga kurang mampu. Namun penggantian Raskin menjadi uang tunai seperti bantuan langsung tunai masih perlu pengkajian lebih lanjut. Pembagian raskin selama ini dinilai kurang tepat sasaran.

Wacana itu diungkapkan Mensos Saat melakukan sidak ke rumah warga miskin yang mendapat bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKU) di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Kota Kendal petang kemarin.

Mensos mengecek apakah program tersebut sampai pada sasaran atau tidak. Khofifah sempat melihat kondisi rumah penerima bantuan RTSM atau rumah tangga sangat miskin milik Murwati, Siti Ribut dan Kasmonah.

“Saya berharap program pemerintah ini bisa tepat sasaran karena Kementerian Sosial melalui beberapa program untuk rakyat miskin bisa membantu untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia,” ujar Khofifah.

Kemensos sendiri akan mengalokasikan dana khusus bagi 3 juta warga miskin yang butuh perhatian khusus. Untuk masalah Raskin, Kemensos tidak langsung menghentikan mulai Januari 2015 ini, namun akan di lakukan perubahan sistem melalui e-money atau uang elektonik seperti PSKS yang di bayarkan melalui PT Pos Indonesia.

Sementara itu, Muwarti warga miskin yang menerima bantuan merasa senang sebab tanpa bantuan dari pemerintah ia merasa sulit untuk menghidupi enam anaknya yang masih kecil. Suami Muwarti sendiri bekerja sebagai tukang becak, hasilnya juga tidak menentu sedangkan Muwarti sebagai buruh tani. (JN09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here