Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)
Ganjar Pranowo
Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)
Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com – Tiga pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) akan dipecat, karena indisipliner. Mereka merupakan pejabat eselon IV, dan staf fungsional umum di Setda Jateng.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng Suko Mardiyanto. Para PNS tersebut diindikasi melakukan indisipliner lantaran tak masuk melebihi ketentuan waktu. “Iya, ada tiga. Mereka ini ada yang tidak masuk selama 46 hari. Alasan lainnya karena indisipliner,” ungkap Suko usai melakukanrapat kerja dengan Komisi A DPRD Jateng, Rabu (7/1).

Namun Suko tidak mau menyebutkan secara gamblang, nama  SKPD dan  PNS yang akan dipecat itu. “Ya SKPD pemprov,”katanya sambil berkelakar.

Pelaksanaan eksekusi pemecatan, kata Suko, bukan menjadi wewenangnya. Menurutnya, pemecatan hanya bisa dilakukan oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Namun, dalam mencegah indisipliner pejabat, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas para PNS di lingkungan Pemprov Jateng. “Mereka ini sudah diindikasi indisipliner sejak akhir tahun. Kita ajukan dulu ke Gubernur,” timpalnya.

“Dalam meningkatkan kualitas PNS, kita terus melakukan pengembangan. Sehingga, kualitas PNS pada perinsipnya kompeten di posisinya. Pengembangan bisa dilakukan melalui Diklat (Pendidikan dan Pelatihan),” tutupnya.

Terpisah, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengaku belum menerima pengajuan tersebut. Namun, jika pengajuan pemecatan PNS indisipliner sudah masuk, Gubernur akan mengeksekusi usai mengkonfirmasi kebenarannya.

“Ada yang protes saat saya pecat, karena indisipliner. Saya tegas, perhatian saya jelas, TPP (Tunjangan Penghasilan Pegawai) sudaha saya tingkatkan. Mau lari kenceng bareng sama saya, atau kemudian mendapatkan sanksi,” ungkap Politikus PDIP itu.

Bagi Gubernur, apa pun laporan warga akan tetap ditangani. Meski bukan menjadi urusannya langsung, namun warga lebih sering melapor pada atasan yang paling berpengaruh. “Karena semua lapor ke saya, dan di Jateng maka harus ditangani,” tutupnya. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here