Turun Harga, Penjualan Pertamax di Jepara Meningkat Drastis

  • Whatsapp
Penjualan Pertamax meningkat. (Foto : IST)
Penjualan Pertamax meningkat. (Foto : IST)
Penjualan Pertamax meningkat. (Foto : IST)
Penjualan Pertamax meningkat. (Foto : IST)

JEPARA, Jowonews.com– Selisih harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi, Pertamax dengan Premium semakin tipis. Dampaknya, penjualan Pertamax di Kabupaten Jepara terutama di SPBU Bulu naik signifikan dari sebelumnya.

Pengawas SPBU Bulu Kecamatan Jepara Kota Nano mengatakan, konsumsi Pertamax di SPBU Bulu Jepara naik drastis setelah pemerintah menurunkan harga BBM non-subsidi tersebut. Alasannya, karena selisih harga antara Pertamax dan Premium tidak terlampau jauh.

Bacaan Lainnya

“Selisih harga antara  premium dan pertamax hanya Rp1.200 per liter, sehingga masyarakat saat ini sebagian besar beralih ke Pertamax untuk kendaraanya,” ujar Nano dikantornya, Rabu (07/01).

Menurut Nano, harga Pertamax yang terus turun sejak 1 November 2014 hingga 1 Januari 2015 lalu berdampak pada meningkatnya konsumsi Pertamax. Pihaknya mencatat, hingga saat ini konsumsi Pertamax meningkat hingga beberapa kali lipat sejak penyesuaian harga dilakukan.

“Sebelum harga turun penjualan pertamax di SPBU Bulu dalam sehari diangka 400 liter, dan saat ini dalam sehari bisa mencapai lebih dari 3500 liter,” terang Nano.

Lebih lanjut Nano menjelaskan, selain selisih harga yang relatif sedikit. Peningkatan jumlah penggunaan Pertamax ini dipengaruhi oleh kualitas Pertamax yang lebih bagus daripada Premium. “Beberapa kelebahan Pertamax diantarnaya adalah lebih irit dari pada Premium, Selain itu jika menggunakan pertamax dimesin kendaraan lebih bagus,” pungkasnya.

Khoiruzzaman (24) warga Desa Daren Kecamatan Nalumsari menyatakan, sejak harga pertamax turun, dirinya memang kini beralih dari menggunakan premium ke pertamax. Menurutnya, dnegan harag ang tidak terlampau jauh, diirnya sudah bisa menggunakan BBM yang lebih baik.

“Sejak harganya turun saya langusng beralih mas, meskipun lebih mahal sedkiit, namun lebih irit dan bagus untuk mesin motor,” jelasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *