Kejari Demak Dikado Keong Sawah

  • Whatsapp
Kantor Kejari Demak. (Foto : Wikimapia)
Kantor Kejari Demak. (Foto : Wikimapia)
Kantor Kejari Demak. (Foto : Wikimapia)
Kantor Kejari Demak. (Foto : Wikimapia)

DEMAK, Jowonews.com – Sebagai kado awal tahun, Forum Komunikasi Rakyat dan Demak ( FKRMD ), Kamis (8/1)  mendatangi kantor Kejaksaan Negeri Demak. Kedatangan LSM yang kerap mengkritisi kebijakan pemerintah ini adalah untuk memberikan kado keong sawah Kejari Demak.

Menurut  Ahmad Rifai selaku ketua FKRMD pemberian keong sawah ini merupakan simbol bahwa kejari Demak masih lambat atau stagnan dalam penanganan kasus-kasus korupsi yang tengah ditangani kejaksaan Demak.

Bacaan Lainnya

“Selama ini kami masih melihat bahwa kasus-kasus korupsi yang ditangani berjalan sangat lambat bahkan ada yang stagnan atau tidak bergerak sama sekali. Padahal di awal tahun ini, rakyat Demak menginginkan adanya gebrakan dari Kejari terkait ketegasan mereka dalam penanganan kasus-kasus korupsi yang mereka tangani,” ujar Rifai.

Ditambahkannya pula bahwa dalam tahun 2014 kemarin, pihak Kejari Demak baru melanjutkan kasus-kasus korupsi yang merupakan limpahan dari Polres Demak. Namun kasus yang ditangani dari awal oleh kejaksaan belum ada satupun yang dilimpahkan ke pengadilan tipikor meskipun sudah ada tersangkanya.

“Beberapa kasus yang mereka tangani sendiri seperti kasus talud kelautan, BPR BKK Wonosalam, dan beberapa kasus yang ngendon lainnya seperti bedah rumah, hibah bansos,  dan lain-lain hingga kini belum dilanjutkan secara tuntas,” tegas Rifai.

Menurutnya jangan sampai sejarah buruk penanganan kasus korupsi di Demak terulang, yaitu dikeluarkannya SP3 pasar Bintoro. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *