Sejumlah anggota Satpol PP berjaga-jaga di Jalan Patimura yang biasanya dipenuhi PKL.
Sejumlah anggota Satpol PP berjaga-jaga di Jalan Patimura yang biasanya dipenuhi PKL.
Sejumlah anggota Satpol PP berjaga-jaga di Jalan Patimura yang biasanya dipenuhi PKL.
Sejumlah anggota Satpol PP berjaga-jaga di Jalan Patimura yang biasanya dipenuhi PKL.

SALATIGA, Jowonews.com- Dalam beberapa hari ini, Satpol PP Kota Salatiga gencar menertibkan pedagang kaki lima ( PKL) yang berjualan di sejumlah ruas jalan yang selama ini dipenuhi PKL.

Seperti yang terlihat, Kamis (8/1) pagi ,puluhan Satpol menertibkan pedagang yang berjualan di Jalan Patimura, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Taman Makam Pahlawan.

Dari pengamatan Jateng Pos, di sepanjang Pasar Sayangan Jalan Patimura yang setiap pagi dipenuhi pedagang ayam, makanan serta sayuran, mereka terlihat pontang-panting menyelamatkan dagangannya untuk dimasukkan ke gang kampung, atau halaman rumah milik warga begitu Satpol datang ke lokasi.

“Ya tidak boleh berjualan di trotoar,“ ujar Bu Tri pedagang ayam yang biasa mangkal di pinggir Jalan Patimura.

Biasanya para pedagang itu kucing-kucingan dengan petugas, bila operasi selesai mereka akan berjualan lagi, namun berhubungan personil Satpol PP yang diterjunkan banyak, maka mereka berjaga di lokasi itu hingga siang.

Selain menertibkan pedagang di Jalan Patimura, puluhan petugas yang berasal dari Bantuan Polisi Pamong Praja (Banpol PP) ini menertibkan PKL di depan Pasar Raya serta di sepanjang Jalan Taman Makam Pahlawan.

Kepala Satpol PP Kota Salatiga Kusumo Aji SH mengatakan, pihaknya akan rutin melakukan razia terhadap PKL, karena jumlah personil Satpol sudah mencukupi setelah ada tambahan 90 personil dari Banpol PP.

“Sebelumnya, jumlah personil kami sangat terbatas, jadi kalau operasi sifatnya seporadis. Namun setelah ada tambahan Banpol yang mulai bertugas 2 januari kemarin, personil kami memadai dan kami bisa melakukan operasi rutin setiap hari,” ujar Aji kepada wartawan, Kamis (8/1).

Dikatakan dia, karena jumlah personilnya dirasa cukup, maka Aji menerapkan kerja shif bagi Banpol tersebut. “Saya buat dua shif, pagi dan malam. Tugasnya sama menertibkan para PKL, karena mereka ( PKL) berjualannya tidak hanya pagi namun juga di malam hari,”imbuhnya.

Aji menambahkan, pihaknya juga akan menertibkan PKL yang ada di Jalan Ahmad Yani, Jalan Merak, Klaseman dan Jalan Diponegoro.
Aji menambahkan, penertiban PKL ini dilakukan untuk menegakkan Perda No.5 tahun 2003, sekaligus untuk menciptakan ketertiban dan kebersihan Kota Salatiga.

“Di tahun 2015 ini harus berbeda, sesuai intruksi walikota, sebagai tahun kerja dan pembuktian kepada masyarakat,” pungkasnya. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here