Pantai Jatimalang Purworejo. (Foto : JN01)
Pantai Jatimalang Purworejo. (Foto : JN01)
Pantai Jatimalang Purworejo. (Foto : JN01)
Pantai Jatimalang Purworejo. (Foto : JN01)

PURWOREJO, Jowonews.com – Aksi sabotase terhadap Tempat Penarikan Retribusi (TRP) Pantai Jatimalang oleh warga setempat sejak, Minggu (4/1) mengakibatkan kerugian hingga puluhan juta rupiah bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Purworejo. Kerugian tersebut terjadi akibat ribuan masyarakat yang mengunjungi Pantai Jatimalang bebas masuk lokasi wisata tanpa dipungut retribusi.

Kepala Desa Jatimalang, Suwarto mengatakan, kerugian tersebut belum sebanding dengan kerugian yang diderita warga akibat dicoretnya anggaran pembangunan Pantai Jatimalang. Pasalnya, pembangunan pantai itu digadang-gadang bakal turut mengurangi tingkat kemiskinan di desa tersebut.

Meningkatnya tingkat kunjungan wisata sebagai akibat dari pembangunan akan berdampak positif bagi geliat ekonomi warga.

“Bagi kami tidak masalah. Biar wisata rugi, pengunjung tak ditarik retribusi. Dengan demikian warga dan pemerintah sama-sama tak dapat apa-apa dari wisata ini,” kata Suwarto, Rabu(7/1).

Suwarto menambahkan, setiap hari libur tingkat kunjungan wisatawan mencapai 3 ribu orang. Sementara untuk musim libur tingkat kunjungan mencapai 5.000 sampai 7 ribu orang. Jadi, selama aksi sabotase warga berlangsung, mulai Minggu (4/1) sampai sekarang, wisata Pantai Jatimalang kehilangan pendapatan mencapai puluhan juta rupiah.

“Kami belum tahu sampai kapan aksi ini akan berlangsung. Yang jelas, kami masih menunggu jawaban dari DPRD terkait pencoretan anggaran wisata. Jika alokasi anggaran memang tidak bisa diberikan, maka warga akan merebut pengelolaan wisata Jatimalang,” tandasnya.

Seperti diketahui bahwa Pantai Jatimalang merupakan objek wisata unggulan Purworejo dengan pendapatan terbesar dibanding empat objek yang lain. Yakni dua objek umum Gedung Wanita dan Kolam Renang serta dua objek khusus Goa Seplawan dan Gegermenjangan.

Berdasarkan data Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Pariwisata Purworejo, target retribusi 2014 untuk tiga lokasi wisata yakni Pantai Jatimalang, Goa Seplawan dan Geger Menjangan Rp 572 juta. Target tersebut jauh lebih tinggi dibanding 2013 yang hanya Rp 440 juta. Kenaikan target tersebut tak lepas dari besarnya potensi wisata, utamanya di Pantai Jatimalang.

Dengan dicoretnya anggaran pembangunan wisata Pantai Jatimalang dan aksi sabotase TPR oleh warga, maka target retribusi wisata pada 2015 terancam gagal tercapai. Padahal, pada tahun sebelumnya, target retribusi wisata selalu menutup target. Salah satunya dengan mengandalkan pendapatan retribusi dari Pantai Jatimalang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Purworejo, Luhur Pambudi Mulyono saat dimintai konfirmasi mengaku telah memerintahkan beberapa anggota DPRD untuk menemui tokoh-tokoh Desa Jatimalang, kemarin. Upaya tersebut dilakukan untuk meredam kemarahan warga agar aksi sabotase dapat segera berakhir.

“Tindak lanjut dari pertemuan dengan beberapa tokoh Desa Jatimalang tersebut nantinya adalah audiensi antara DPRD, Satker terkait dan warga. Harapan kami, masyarakat dapat memahami mekanisme penganggaran daerah, sehingga aksi-aksi tersebut kedepan tidak terulang lagi,” tandasnya.

Dari informasi yang dihimpun, anggaran yang dicoret Rp4 miliar hal ini digunakan untuk membangun selter kuliner di pantai tersebut. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here