Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)
Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)
Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)
Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)

Kendal, Jowonews.com – Musim hujan menjadi masa paling berat yang dialami para pengelola obyek wisata (OW). Pasalnya saat musim hujan jumlah pengunjung mengalami penurunan hingga 20 persen dari biasanya. Pengelola obyek wisata diprediksi mengalami masa sulit hingga Maret mendatang.

Dirut Tirto Arum Baru (TAB) Kendal Sri Sarwo Utomo mengaku musim hujan menyebabkan animo pengunjung datang ke obyek wisata mengalami penurunan signifikan. Hampir sebagian besar pengelola obyek wisata mengalami masa sulit selama musim hujan yang berlangsung sekitar tiga bulan.”Setelah tiga bulan lewat pengunjung berangsur-angsur pulih seperti sedia kala,” ujar Utomo.

Utomo menilai puncak musim hujan hingga akhir Januari berdampak besar terhadap kunjungan wisatawan. Pengunjung memilih menunda waktu  ke obyek wisata hingga cuaca benar-benar kondusif. Karena sudah menjadi agenda rutin tiap tahun, pengelola obyek wisata sudah tidak terlalu kaget.

Lebih lanjut Utomo menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan sejumlah langkah pasca musim hujan. Diantaranya membuat terobosan baru untuk menarik minat pengunjung datang ke obyek wisata. (JN09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here