Hendi mengecat tembok Shelter. (Foto : JN06)
Hendi mengecat tembok Shelter. (Foto : JN06)
Hendi mengecat tembok Shelter. (Foto : JN06)
Hendi mengecat tembok Shelter. (Foto : JN06)

SEMARANG, Jowonews.com- Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi akhir-akhir ini gencar menggalakkan aksi Semarang Obah dengan membersihkan aksi corat-coret pada fasilitas umum (fandalisme). Aksi ini dinilai hanya pencitraan untuk meraih empati masyarakat jelang Pilwalkot 2015.

Anggota Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2) Semarang Joko Setijowarno menilai, aksi Semarang Obah itu hanya pencitraan Hendi yang mau maju lagi dalam Pilwalkot 2015. ‘’Ketika jelang Pilkada mendadak kreatif, sudah terpilih kontraproduktif,’’ sindir Dosen Unika Soegijaparanata Semarang ini.

Minggu (11/1) pagi, Hendi, panggilan intim Hendrar Prihadi, bersama jajaran pemkot kembali melakukan aksi Semarang Obah itu. Bersama komunitas Snex dan Panser Biru (suporter PSIS Semarang) mengecat shelter BRT Trans Semarang di Jalan Soegijopranoto dan Jalan Jendral Soedirman.

Serta mengecat jembatan lemah gempal, jembatan fly over kalibanteng, dan tembok Jalan Pamularsih dekat SMA Kesatrian. Snex dan Panser biru mengerahkan hingga 100 orang pasukannya yang terbagi di 5 titik.

Hendi pun mengucapkan terimakasihnya terhadap partisipasi dan kepedulian dua kelompok suporter PSIS Semarang. Dalam pujiannya, Hendi mengatakan Snex dan Panser Biru kelompok anak muda yang peduli terhadap lingkungan Kota Semarang.

‘’Kami mengapreasi sekali kepedulian Snex dan Panser Biru kepada lingkungan Kota Semarang,’’ katanya.

Hendi bahkan berharap komunitas lainnya dan seluruh warga ikut pula ‘obah’ sehingga fandalisme tidak ada lagi di Semarang. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here