Tiket Naik, Pengunjung OW akan Lari

  • Whatsapp

taman leleSEMARANG, Jowonews.com – Pemkot Semarang berencana menaikan tiket masuk sejumlah obyek wisata (OW) yang dikelola pada tahun 2015 ini. Kenaikan tarif ini dinilai dapat membuat jumlah pengunjung semakin berkurang.

‘’Kami berencana melakukan penyesuaian Harga Tanda Masuk (HTM) pada beberapa obyek wisata yang selama ini kami kelola,’’ kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Masdiana Safitri, Minggu (11/1).

Bacaan Lainnya

Pemkot berencana akan menaikkan tarif tiket masuk pada obyek wisata yang selama ini menjadi andalan. Yaitu Obyek Wisata Taman Margasatwa Mangkang atau yang lebih dikenal Kebon Binatang (Bonbin) Mangkang, Gua Kreo, dan Taman Lele. Diharapkan harga tiket masuk bisa naik hingga 25%.

Masdiana menuturkan, saat ini tarif tiket masuk ke Bonbin Mangkang hanya Rp7.500, Gua Kreo hanya Rp5.000, dan Taman Lele hanya Rp3.500 per orang. Tarif tersebut berlaku pada hari libur. Sedangkan pada hari-hari biasa tiket masuk ke Bonbin Mangkang hanya Rp5.000 dan Gua Kreo hanya Rp3.500 per orang.

Pihaknya menilai tarif tersebut sangat murah dibandingkan obyek-obyek wisata andalan di daerah-daerah lain. Karenanya sangat berharap ada kenaikan harga tiket masuk obyek wisata. Usulan kenaikan tarif ini, akan dia sampaikan melalui program legislasi daerah (prolegda) tahun 2015.

‘’Agar nanti dibahas oleh dewan, karena kenaikan tarif tiket masuk obyek wisata harus seijin dan persetujuan dewan sebelum nanti ditetapkan melalui perda,’’ katanya. Usulan kenaikan ini juga untuk menambah pemasukan asli daerah.

Namun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang menilai kenaikan harga tiket masuk obyek wisata akan semakin mengurangi jumlah pengunjung. Kenaikan tersebut justeru bisa membuat pengunjung semakin kecewa karena sudah membayar mahal, tapi isi obyek wisata menjemukan.

‘’Kami memahami usulan kenaikan tersebut, tapi tingkatkan dulu pelayanan dan fasilitas wahana yang ada di obyek wisata,’’ tegas Anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, Agung Priyambodo. (JN06)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *