Mobdin dinas di pemprov Jateng yang diberi plat nomor merah.

Semarang, Jowonews.com – Kritikan keras terhadap para pejabat pemprov Jateng yang diduga tidak punya rasa ‘malu’ mendapat respon. Para pejabat yang sebelumnya mobdinnya diberi plat nomor polisi (Nopol) hitam, mulai diganti lagi dengan plat merah.

Gambaran itu setidaknya terlihat jelas dari parkiran mobdin di belakang kantor setda Jateng. Rabu (14/1), berdasarkan pantauan Jowonews, sebagian besar mobdin Toyota Kijang Innova milik kepala dinas/biro yang terparkir sebagian besar ber plat nomor merah.

Memang ada juga yang masih berplat nopol hitam. Tapi itu sebagian kecil. Itupun yang seri belakangnya adalah ZA. Seri ZA memang ada kekhususan/keistimewaan, kaitannya kepentingan tugas.

“Wah masih punya malu ya mas ternyata pejabat kita. Nyatanya memang itu mobil milik pemerintah, bukan miliknya. Ya seharusnya diberi plat merah,”ungkap salah seorang PNS yang kebetulan melintas di tempat parkiran.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,
Para pejabat di lingkungan Pemprov Jateng diduga tidak lagi memiliki budaya malu lagi. Pasalnya, mobil dinas (mobdin) para pejabat pemprov diduga memiliki dua plat nomor polisi (nopol).

Mobdin yang jelas-jelas plat nomornya merah di ganti dengan plat nomor pribadi atau plat hitam. Parahnya, tanpa budaya malu, mobdin yang diberi plat nopol hitam itu dibawa ke kantor tanpa diganti plat merah lagi.

Padahal masyarakat tahu bahwa mobil dinas berpelat merah itu pembelianya memakai anggaran dana APBD Jateng. Sehingga uang itu adalah uang rakyat, bukan uang pribadi.

Fakta banyaknya mobdin pejabat pemprov diberi nopol warna hitam itu setidaknya juga terpantau di parkiran belakang Kantor Setda Jateng, Senin (12/1). Di tempat parkir yang ada tulisannya ‘khusus parkiran mobil kepala biro’, terlihat berjajar banyak mobdin jenis Toyota Innova.

Mobil-mobil itu memang milik kepala biro. Di masing-masing tempat parkiran itu, di lantai pavingnya juga jelas tertulis nama bironya.

“Ini mobilnya bapak-bapak mas,”ungkap salah seorang Satpol PP menyampaikan kepada wartawan yang memotret mobdin yang terparkir.

Ironisnya, saat wartawan mengambil foto sekitar pukul 10.30, dari 12 mobil yang parkir disitu, sebagian besar plat nomornya hitam. Diantaranya H 9529 YE, H 8620 AS, H 4605,H 7279 Z, H.

Anggota Komisi A DPRD Jateng Amir Darmanto menyatakan, terkait plat nopol sudah diatur di kepolisan. “Memang ada nomor mobil pejabat yang nomenya dobel. Itu penggunaannya kalau merah kedinasan dan hitam pribadi. Kalau masuk kantor harus merah semua,”ungkapnya.

Kalau ada mobdin dengan plat nomor warna hitam, dengan hopol depan 95..itu pasti pelanggaran. Sebab, nopol depan 95..memang untuk plat merah.

Sekda Jateng Sri Puryono saat dikonfirmasi menyatakan memang ada beberapa mobdin yang diberi nomor atau plat hitam. Itu untuk tugas-tugas tertentu.(JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here