TUTUP JALAN: Para remaja masjid Agung Semarang (Kharisma) dan Remaja Masjid Agung Jawa Tengah (Risma-JT) menutup Jalan Jolotundo. Mereka mengancam akan menutup permanen jalan itu bila ganti rugi tanah wakaf bandha Masjid tidak dibayarkan.
TUTUP JALAN: Para remaja masjid Agung Semarang (Kharisma) dan Remaja Masjid Agung Jawa Tengah (Risma-JT) menutup Jalan Jolotundo. Mereka mengancam akan menutup permanen jalan itu bila ganti rugi tanah wakaf bandha Masjid tidak dibayarkan.
TUTUP JALAN: Para remaja masjid Agung Semarang (Kharisma) dan Remaja Masjid Agung Jawa Tengah (Risma-JT) menutup Jalan Jolotundo. Mereka mengancam akan menutup permanen jalan itu bila ganti rugi tanah wakaf bandha Masjid tidak dibayarkan.
TUTUP JALAN: Para remaja masjid Agung Semarang (Kharisma) dan Remaja Masjid Agung Jawa Tengah (Risma-JT) menutup Jalan Jolotundo. Mereka mengancam akan menutup permanen jalan itu bila ganti rugi tanah wakaf bandha Masjid tidak dibayarkan.

SEMARANG, Jowonews.com – Umat Islam Peduli Tanah Wakaf Bandha Masjid Agung Semarang, Jumat siang ini (16/1) akan menggelar istighotsah dalam rangka memohon pertolongan Allah swt agar ganti rugi proyek Jalan Jolotundo dibayarkan sesuai tepat waktu, Sabtu besok (17/1).

“Insya Allah kami umat Islam tidak akan melakukan tindakan yang merugikan masyarakat, misalnya menutup atau memportal jalan Jolotundo. Kami akan menggelar istighotsah lapor kepada Allah swt agar Tim Panitia Pembebasan Tanah Jalan Jolotundo dan Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Semarang dibuka hatinya,” kata koordinator aksi Abdul Wahid, Kamis (15/1/2015).

 Menurut Wahid, istighotsah akan dimulai pukul 13.00 bakda shalat Jumat di serambi Masjid Agung Semarang (MAS), Kauman Jalan Alon-alon Barat Semarang. Pembacaan doa akan dipimpin KH Ahmad Naqib AlHafidz, KH Azim Wasyik, KH Hanief Ismail Lc dan Ir KH Khammad Maksum.

Selain istighotsah, sebagai bentuk dukungan moril agar semua pihak sungguh-sungguh menyerahkan aset tanah wakaf bandha Masjid Agung Semarang, mereka akan melakukan aksi tandatangan di atas kain putih yang dibentangkan di halaman Masjid Kauman.

“Intinya kami mohon kepada Allah agar semua pihak yang sungguh-sungguh memperjuangkan tanah wakaf bandha masjid kembali ke MAS mendapat imbalan surga dari Allah. Sedang yang main-main supaya mendapat azab siksaan di dunia maupun akhirat,” tegas Wahid. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here