illustrasi Judi togel foto: www.tempo.co
illustrasi Judi togel foto: www.tempo.co
illustrasi Judi togel foto: www.tempo.co

Semarang, Jowonews.com – DPRD Jateng mendesak Polda Jateng memberantas secara tuntas peredaran judi toto gelap (Togel) di wilayah Jateng. Pemberantasan itu tidak hanya pada pengecernya, tapi langsung ke bandar besarnya.

Hal itu disampaikan anggota Komisi A DPRD Jateng, Amir Darmanto SH. “Kami mendesak supaya Polda Jateng menyapu bersih peredaran judi togel di wilayah hukumnya. Tangkap bandar besarnya, jangan hanya pengecernya saja,”tegasnya.

Menurut politisi dari PKS ini, peredaran judi togel di Jateng sekarang ini sudah marak dan dijual bebas. Ini sangat meresahkan masyarakat. Apalagi penjualan juga sudah dilakukan terbuka ditengah-tengah masyarakat.

Ironisnya, polisi selama ini memang banyak melakukan penangkapan. Tapi yang ditangkap polisi, selama ini hanyalah pengecernya saja. Sementara bandar besarnya tetap melenggang bebas.

“Di daerah saya, di Demak juga banyak yang ditangkapi. Tapi hanya pengecernya saja. Beberapa hari kemudian sudah keluar lagi,”katanya.

Kalau yang ditangkap hanya pengecernya saja, jelas itu tidak efektif. Judi togel akan tetap ada dan beredar ditengah-tengah masyarakat. “Ini sangat berbahaya sekali. Kalau judi itu pasti akan merusak segala sendi kehidupan,”katanya.

Amir Darmanto yakin, kalau polda ada niatan memberantas judi, pasti bisa dilakukan. Sumber daya manusia (SDM) beserta perlengkapannya, polda Jateng sudah mumpuni/memadahi.

“Kalau jamannya Kapolda Jateng dijabat Irjen Pol Chaerul Rasjid saja togel bisa diberantas, masak Kapolda sekarang tidak mamu. Pasti mampu,”tegasnya.

Diungkapkan pula oleh Amir Darmanto, dirinya bersama anggota FPKS DPRD Jateng pernah bersilaturrahmi dengan Kapolda Brigjen Pol Noer Ali. Salah satu yang ditanyakan saat itu adalah persoalan perjudian yang kembali marak di Jateng.

“Saat itu disampaikan polsek-polsek sudah melakukan penangkapan. Tapi itu tidak efektif. Harusnya Kapolda sekarang melakukan operasi seperti jamannya Chaerul Rasjid. Bandar ditangkap sehingga bawahnya tiarap semua,”ujarnya.

Saat pertemuan itu, masih menurut Amir Darmanto, Kapolda mengakui adanya beking yang membekingi bandar togel. “Tapi apapun alasannya harus diberantas. Karena itu memang tugas polisim. Kalau aparat tidak berani, masyarakat mengadunya kemana”tegasnya.

Kalau sampai aparat tidak bertindak, jangan disalahkan kalau akhirnya sampai ada ormas atau masyarakat main hakim sendiri dengan melakukan sweepeng.

“Selama ini saya lihat kinerja polisi terkait peredaran judi togel tidak maksimal. Kalau tidak maksimal, saya akan mendorong komisi A untuk memanggil Kapolda untuk minta penjelasan,”tukasnya.(JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here