Pudjo Utomo Saat Konpers
Pudjo Utomo Saat Konpers
Pudjo Utomo Saat Konpers
Pudjo Utomo Saat Konpers

Semarang, Jowonews.com- Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID)  Jawa Tengah berencana akan meningkatkan kompetensi penyiar radio di provinsi tersebut. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Ketua KPID Jateng Pudjo Rahayu,M.Si dalam jumpa persnya pada Selasa (14/01) di Gedung PWI Jateng Jalan Tri Lomba Juang, Mugas, Semarang.

Menurut Pudjo dari pengamatan selama ini, kualitas penyiar stasiun radio lokal dalam membawakan berita masih dibawah standar rata-rata. Hal ini tentunya akan berdampak pada kualitas siaran yang buruk.

“Selain itu, Penyiar juga tidak punya self regulation dimana jika sudah mengeluarkan pernyataan di udara tidak dapat direvisi ucapannya”  Kata Pudjo kepada wartawan.

Pudjo juga menambahkan jika tidak segera dilakukan perbaikan maka yang akan dirugikan masyarakat umum. Frekuensi milik publik yang digunakan oleh radio menjadi alasan kuat KPDI untuk segera melakukan sertifikasi.

“Bagi kami, kompetensi berkualitas bagi penyiar adalah harga yang tidak bisa ditawar apabila kita ingin mutu radio kita menjadi baik” tegas komisioner KPID ini.

Maka dari itu, KPID di tahun 2015 ini akan memberlakukan sertifikasi bagi penyiar di Jawa Tengah dengan bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jateng . Pudjo mengaku nantinya PWI akan diberikan tugas untuk membekali para penyiar dalam berbagai sesi pelatihan.

“PWI nanti akan kami minta untuk memberikan pelatihan semacam workshop atau sekolah khusus dalam jangka waktu tertentu” ungkap Pudjo.

Meski masih dalam tahap perencanaan, program ini dapat dipastikan akan berjalan ditahun 2015 ini. Grand design pun sudah disusun untuk mereleasasikan program tersebut.

“Saya berharap nantinya dengan adanya upaya ini Jawa Tengah akan memiliki penyiar yang berwawasan luas dan mampu mempertanggung jawabkan konten siaran” pungkas Pudjo. (JN12)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here