Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)
Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)
Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)
Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)

KAJEN, Jowonews.com-Kantor baru Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Pekalongan senilai Rp 6,1 miliar resmi digunakan, Kamis (15/1).

Kantor megah yang terletak di kompleks pemerintahan Kabupaten Pekalongan, Kota Kajen tersebut, diharapkan tidak menjadikan pegawai mlempem, melainkan harus diimbangi dengan peningkatan kinerja lebih baik.

Bupati Pekalongan Amat Antono mengatakan, bangunan menggunakan anggaran multi years yakni TA 2013 Rp 3,2 M dan TA 2014 Rp 2,9 M tersebut, diharapkan bisa membawa semangat baru untuk meningkatkan kinerja.

“Gedung baru, semangat baru, kepercayaan diri pegawai harus semakin baik lantaran memiliki sesuatu yang dapat dibanggakan,” ungkapnya dalam peresmian gedung tersebut.

Antono memaparkan, peresmian gedung DPPK itu, merupakan bagian dari penataan kantor pemerintahan terpusat di Kajen dengan mengusung program green office. Selanjutnya, pembangunan juga bakal dilakukan untuk sejumlah dinas lain.

Di antaranya gedung baru Dinas Kelautan Perikanan dan Peternakan (DKPP)serta Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindakop). “Angan-angan saya, akan menata perkantoran yang representatif tanpa meninggalkan nilai estetik. Semuanya akan menuju ke green office,” tegasnya.

Sebagaimana yang terlihat di lingkungan gedung baru DPPK tersebut. Sejumlah tanaman berbagai macam sayur tertata rapi dan tumbuh subur. Namun semua pegawai dan karyawan juga harus ikut memelihara, baik kebersihan maupun perawatannya. Sehingga asupan untuk mata serta pemantik semangat kinerja itu tidak hanya sekedar ada.

“Saya lihat tanaman di depan sudah bagus, tapi jangan hanya seminggu, dua minggu saja.  Saya minta untuk dapat dipertahankan. Semua pegawai harus ikut menjaga dan merawatnya,” sentil Antono.
 
Selain itu, keberadaan fasilitas yang baik, juga harus diimbangi dengan kinerja yang baik pula. Seperti ketertiban administrasi pembangunan gedung baru tersebut serta sesuai tupoksi dalam melakukan pembinaan dan dukungan para petani.

“Saya berharap, tidak terjebak dengan kantor baru yang nyaman. Misalnya malas keluar karena adem pakai AC. Jangan hanya memetik panen hasil kerja keras petani saja, tetapi tetap turun ke lapangan,” imbuhnya.

Antono mencontohkan, lahan pertanian sepanjang Bojong, Sragi maupun Karanganyar bisa memunculkan hasil unggulan yang membanggakan. Misalnya dengan menanam tanaman produksi lain di antara musim tanam padi. “Jika dikelola dengan baik, bidang pertanian, bisa menjadi penentu kemajuan daerah,” tandasnya.

Kepala DPPK, Sumarno berharap, dengan penempatan gedung baru, pada lahan seluas 3.650 meter persegi, dengan panjang bangunan 580 meter persegi dan lebar 320 meter persegi, pihaknya bisa meningkatkan kinerja untuk kemajuan Kabupaten Pekalongan.

“Kami berharap ke depan akan semakin baik. Saya melihat gedung baru ini, kemungkinan merupakan kantor pertanian paling megah se Jawa Tengah,” ungkapnya. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here