Penyerahan Damandiri Award oleh Ketua Damandiri Haryono Suyono.
Penyerahan Damandiri Award oleh Ketua Damandiri Haryono Suyono.
Penyerahan Damandiri Award oleh Ketua Damandiri Haryono Suyono.
Penyerahan Damandiri Award oleh Ketua Damandiri Haryono Suyono.

PACITAN, Jowonews.com—Untuk keempat kalinya secara berturut – turut, Bupati Pacitan Drs. H Indartato, MM meraih penghargaan Damandiri Award 2014. Sebelumnya, Bupati Indartato mencatatkan prestasi serupa dalam Damandiri Award 2011, 2012, 2013 yang kemudian disebut penghargaan golden Damandiri Award.

Pada edisi Damandiri Award 2014 kali ini, penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Yayasan Damandiri Haryono Suyono, Kamis (15/1/2015) di Auditorium Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke 39 UNS dan 19 tahun yayasan Damandiri.

Berdasarkan siaran pers yang diterima Jowonews.com, perhatian yang cukup banyak Bupati Indartato terhadap pengembangan Posdaya di Pacitan menjadi salah satu poin penting mengapa Bupati yang akrab disapa Pak In ini menyabet penghargaan Damandiri Award 2014 untuk keempat kalinya secara berturut – turut untuk kategori pemerintah.

Dalam perjalananya membina posdaya di Pacitan, pria yang juga Ketua DPC Partai Demokrat Pacitan ini memulai melakukan gerakan pemberdayakan masyarakat dari hal yang sederhana.  Usai dilantik pada awal 2011 lalu, Indartato langsung membuat gebrakan dengan memfasilitasi pembentukan Posdaya di semua dukuh di 12 kecamatan dan 171 desa di Pacitan. Keputusan itu berdasarkan kepatuhan  melaksanakan Instruksi Presiden nomor 3 tahun 2010 yang mengamanatkan pelaksanaan program-program pembangunan masyarakat. 

Dari sinilah, Bupati kelahiran Ponorogo, 27 September 1954 ini langsung membuat kebijakan dengan mengukuhkan Tim Pembina Posdaya Kabupaten Pacitan.

Indartato pun memulai dari gerakan polybag. Berangkat dari hal sederhana ini, hampir seluruh Kabupaten Pacitan yang masyarakatnya tidak punya lahan kemudian membuat polybag. Namun yang punya lahan ditanam di lahannya. Kegiatan ini awalnya digagas oleh Litbang Pertanian, kemudian muncul melalui Kebun Bergizi.

Dengan gerakan pelestarian pangan, setiap warga bisa menghemat sekitar Rp 195.000 setiap bulannya. Sehingga dari kegiatan ini hampir seluruh warga bisa menabung.

Hasilnya, kegiatan pangan lestari dan pembentukan Posdaya di Pacitan  terbukti telah mengangkat indeks pembangunan manusia (IPM) di bidang kesehatan mencapai 71,6 tahun,sehingga selain mengatasi masalah pangan lestari, Posdaya juga memperhatikan para lansia dengan mengadakan kegiatan senam, lomba nyanyi, sehingga membuat mereka lebih bahagia dan usia semakin panjang

Bupati Indartato menambahkan, berkat Posdaya yang menjadi salah satu pendukungprogram pembangunan kesejahteraan pemerintah menjadikan kemandirian dan kesejahteraanmasyarakat Pacitan terus meningkat.

Hingga awal 2015 ini, kegiatan Posdaya di Pacitan mencakup semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja dan orang dewasa, serta para warga lanjut usia (lansia). Untuk anak-anak meliputi kegiatan pendidikan anak usia dini (PAUD) untuk remaja dan orang dewasa yang berkaitan dengan pelatihan keterampilan.

Sementara, untuk para lansianya, diisi dengan kegiatan yang berhubungan dengan kesehatan dan aktivitas bersama cucu mengantar ke PAUD sebagai wujud dari lansia peduli.

Keberhasilan Indartato dalam mengembangkan Posdaya di Pacitan juga terlihat dari banyaknya relawan Posdaya yang tanguh, trampil, tanggap, cerdas dan peduli. Sebagai buktinya, salah satu Posdaya di Pacitan, yakni Posdaya Wonoanti sukses menjadi terbaik kelima nasional dalam penganugerahan Posdaya terbaik Nasional 2015. (JN03)

Berikut Daftar pemberian Damandiri Award untuk Bupati Pacitan, Drs. H Indartato, MM :

  1. Damandiri Award 2011 di Gedung TVRI Jakarta Jum’at, 27 Januari 2012 bertepatan dengan HUT ke 16 Yayasan Damandiri
  2. Damandiri Award 2012 di Auditorium Gedung Soeharto, Kampus Universitas Islam Negeri Malang (UIN), Sabtu 12 Januari 2013 HUT ke 17 Yayasan Damandiri
  3. Damandiri Award 2013 di Graha Sabha Pramana Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta, Kamis 16 Januari 2014 HUT ke 18 (Gold)
  4. Damandiri Award 2014 di Gedung Auditorium UNS, Surakarta, Kamis 15 Januari 2015, bertepatan dengan HUT ke 19 Yayasan Damandiri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here