Ilustrasi kekerasan terhadap anak
Ilustrasi kekerasan terhadap anak
Ilustrasi kekerasan terhadap anak
Ilustrasi kekerasan terhadap anak

DEMAK, Jowonews.com – Banyaknya tontonan kekerasan di media-media termasuk TV dan internet ternyata banyak mempengaruhi tingginya kekerasan terhadap anak akhir-akhir ini. Film-film maupun sinetron kini lebih banyak mempertontonkan kekerasan tanpa ada screening yang ditampilkan pada jam-jam yang seharusnya untuk belajar.

Akibatnya, banyak tontonan ini masuk ke dalam pemikiran anak-anak untuk kemudian membuat mereka berbuat layaknya seperti yang ditonton. Ini terlihat dari tingginya kasus kekerasan terhadap anak yang ditemukan di Demak.

Menurut Kepala KP3A Demak Drs Mudiyanto melalui Kasi PUG Sri Isyana DK Sag jumlah kasus kekerasan terhadap anak yang tercatat di Demak adalah sebanyak 53 kasus.

Dari jumlah ini, pencabulan terhadap anak mencapai rating tertinggi yakni berjumlah 30 kasus. Setelah itu barulah kekerasan fisik sebanyak 18 kasus, kekerasan psikis satu kasus, empat kasus kekerasan lainnya.

Untuk itu diperlukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan terhadap anak-anak, serta pendidikan keagamaan baik di dalam keluarga maupun di luar. Karena adanya kekerasan atau tidak itu tentunya kembali ke aklak masing-masing.

Sehingga diperlukan screening yang dilakukan orang tua masing-masing, agar anak-anak mereka tidak terjerumus ke hal-hal yang merugikan mereka. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here