Panen Padi
Panen Padi

DEMAK, Jowonews.com – Dinas Pertanian (Dispertan) Demak menargetkan produksi padi pada musim tanam pertama (MT I) 2015 ini bisa naik 164 ribu ton. Yakni, dari 576 ribu ton menjadi 736 ribu ton (28.89 persen) dengan areal tanaman seluas  49 ribu hektare.

Karena itu, setiap hektare ditarget 7,3 ton. Target tersebut harus tercapai karena Provinsi Jateng sendiri juga ditarget 1,5 juta ton dalam produksi gabah petani ini.

Kepala Dispertan Demak, Ir Wibowo mengungkapkan, saat ini, panen raya tanaman padi sudah mulai berlangsung di beberapa wilayah di Demak bagian timur. Antara lain di wilayah Kecamatan Gajah, Dempet dan Karanganyar.

Daerah tersebut bisa panen lebih dulu karena memanfaatkan aliran irigasi dari Waduk Kedungombo. “Produksi padi MT I (Musim Tanam satu-red) ini sangat bagus. Alhamdulillah tidak terganggu oleh hama termasuk wereng,”terang Wibowo, Kamis (15/1).

Dia mengatakan, pada MT I ini rata-rata mencapai 10 ton perhektare gabah kering giling. Dengan produksi yang tinggi itu, kata dia, ketahanan pangan sebagaimana program pemerintah bisa terpenuhi. Selain itu, masa panen raya ini harga padi ditingkat petani juga mengalami peningkatan.

Dia berharap, harga tidak dipermainkan oleh tengkulak. Sebab, permainan tengkulak bisa mengurangi kesejahteraan petani. “Panen MT I ini segera kita rapatkan dengan stakeholder. Sebab, kita ada target produksi yang harus dipenuhi,”katanya.

Bahkan, untuk melancarkan kebutuhan ketahanan pangan ini, sebelumnya pemerintah telah meneken kerjasama dengan TNI untuk mencapai swasembada pangan.

Kedepan, TNI melalui Babinsa akan mengawal pendistribusian pupuk ke petani saat musim tanam berlangsung. “Maksudnya jangan sampai pupuk untuk petani ini terlambat sehingga bisa mengganggu proses tanam,”katanya.(JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here