Peringatan haul
Peringatan haul
Peringatan haul

Kendal, Jowonews.com – Perjuangan Prof Ahmad Qodri Azizi dalam memperjuangkan pendidikan pesantren cukup besar. Salah satunya saat menjabat Dirjen di Kementerian Agama, para santri bisa meneruskan sekolah ke lembaga pendidikan yang lebih tinggi.

Bahkan banyak santri yang tidak memiliki ijazah formal bisa menjadi caleg berkat perjuangan Prof Qodri. Prof Qodri telah mengangkat derajat kaum santri ke tempat yang lebih baik.

“Kita harus meneruskan apa yang sudah diperjuangkan almarhum. Sebagai murid beliau kami siap untuk meneruskan ide-idenya, terutama dalam meningkatkan kualitas pesantren,” ujar pejabat di Kementerian Agama Rohman Basori disela-sela mengenang tujuh tahun wafatnya Prof Qodri di halaman MA Darussaadah Bulak, Rowosari tadi pagi.

Prof Qodri sebelum wafat pada 2008 silam pernah menjabat Rektor IAIN Walisongo Semarang, Dirjen dan Irjen Kemenag dan terakhir menjabat sebagai Sekretaris Menko Kesra yang saat itu dijabat Aburizal Bakri. Acara mengenang almarhum diisi dengan pengajian, pembacaan maulid, pembacaan manakib dan tausiyah.

Tausiyah diisi mantan Kakandepag Kota Semarang dan Kabupaten Kendal KH Agus Sholeh. Acara tersebut dihadiri jamaah Al Khidmah Kendal dan warga setempat.

Menurut Rohman meski almarhum alumni pesantren tapi pendidikannya cukup tinggi hingga meraih doktor di Amerika Serikat. Karena itu setelah lulus dari AS, beliau kembali ke IAIN dan melakukan pembaruan-pembaruan yang bisa dinikmati hingga sekarang. Saat menjadi rektor, Prof Qodri mendorong para mahasiswa S3 mempercepat prosesnya.

“Para mahasiswa S3 ini dikumpulkan beliau di rumahnya dan ditanay satu-persatu apa masalahnya sehingga beliau bisa memberi solusi,” ujar Rohman yang alumni IAIN Walisongo ini.

Camat Rowosari Muhamad Fatoni yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi kegiatan itu. Dia menilai almarhum merupakan salah satu tokoh yang perlu diteladani. Fatoni minta perjuangan almarhum dilanjutkan generasi muda sekarang. Camat berharap lembaga pendidikan yang didirikan almarhum dikembangkan lagi. (JN09)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here