Undip (Foto : Skyscrapercity)
Undip (Foto : Skyscrapercity)

Semarang, Jowonews.com— Universitas Diponegoro, Universitas yang mendapatkan Peringkat ke dua sebagai Satuan Kerja yang memiliki kinerja Badan Layanan Umum tahun lalu kini menanti rektor baru. Sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai pelaksanaan Pemilihan Rektor masa bakti 2014-2018 pasca dilantiknya M. Nasir sebagai Menristek-dikti dalam kabinet kerja pemerintahan presiden Joko widodo dan Jusuf kala.

Sejak pelantikan M. Nasir sebagai Menristek-dikti, muncullah silang pendapat terkait Pilrek Undip. Disatu pihak ada yang menghendaki tidak perlu adanya pilrek ulang, cukup mengangkat calon rektor yang memperoleh suara terbanyak kedua. Di pihak yang lain  menghendaki adanya pemilihan ulang.
“Kalau kita berharap secepatnya (pilrek ulang) dilakukan, namun belum bisa kami jelaskan kapan. Pilrek ulang sebenarnya hal biasa. Sebab, ada Peraturan Menteri No 33 tahun 2012 tentang Pemilihan Rektor Ulang,” jelas Rektor Undip Prof Sudharto beberapa waktu lalu. 
Dalam sebuah artikel yang ditulis Prof Tri Setyawanta (17/12/2014), Peraturan Rektor N0 2 Tahun 2014 yang menjadi dasar pilrek Undip tidak mengantisipasi  kondisi yang telah terjadi tersebut. Permendikbud N0 33 Tahun 2012 yang menjadi acuan Peraturan rektor tersebut juga tidak mengaturnya. 
Solusi yang ditawarkan guru besar FH Undip melalui artikelnya adalah Rapat senat universitas. Rapat Senat Universitas menjadi suatu forum yang urgen untuk mencari solusi. Jika rapat senat universitas dilakukan dalam minggu ini atau sebulan sebelum jabatan rektor berakhir, masih ada sisa waktu  untuk melakukan pilrek ulang.
Belajar dari kampus tetangga, Unnes sudah membuktikan proses pilrek ulang dari awal yang digelar kurang dari sebulan dan berhasil memilih rektor definitif. Dengan catatan, setelah Unnes mengamandemen dasar pengaturan pilrek ulang tersebut. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai pemilihan rektor Undip. Nampaknya Senat Undip belum ada persiapan untuk melakukan pilrek ulang.
Dalam kesempatan lain Nasir mengatakan tidak akan ikut capur  mengenai Pilrek Undip. Mekanisme pemilihan diserahkan  kepada pihak Universitas dan dijalankan oleh rektor Undip saat ini, Prof Sudharto P Hadi. Hal tersebut diungkapkan Mantan Rektor Undip terpilih disela diskusi refleksi akhir Tahun, “Hilirisasi Penelitian Perguruan Tinggi” di undip tahun 30 desember 2014 silam.
Pasalnya, Masa jabatan sudharto diperpanjang oleh Menristek sampai ada rektor undip terpilih untuk periode mendatang, rektor undip 2010-2014 berakhir tanggal 18 Desember 2014 lalu. 
“Ya, (masa jabatan Prof Sudharto sebagai Rektor Undip, red.) sudah saya perpanjang sampai ada rektor terpilih. Jadi, (pilrek Undip, red.) ini urusan universitas,” tukas guru besar FH Undip tersebut. (JN13)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here