Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan Mitra Strategis Pemilu dari KPU Pusat.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan Mitra Strategis Pemilu dari KPU Pusat.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menerima penghargaan Mitra Strategis Pemilu dari KPU Pusat.

Semarang, Jowonews.com – Hendrar Prihadi sebagai Wali Kota Semarang masih
diunggulkan memenangi pemilihan wali kota (Pilwalkot) Semarang 2015.
Namun jika nantinya hanya ada dua calon yang maju, maka Hendi,
panggilan akrabnya diprediksi bisa kalah dari lawannya.
Pengamat politik Undip Semarang Budi Santoso mengatakan, Hendi lebih
diunggulkan karena pengalamanya menjabat sebagai wakil wali kota dan
wali kota. Pengalaman tersebut membuatnya akan lebih memahami medan
pertempuran dan calon lawan.
‘’Prediksi ini berdasarkan kondisi peta politik saat ini dimana ada
KMP (Koalisisi Merah Putih) dan KIH (Koalisi Indonesia Hebat). Jika di
tingkat daerah (Semarang) internal KMP ada perpecahan maka dipastikan
Hendi punya kesempatan,’’ katanya Minggu (18/1).
Jika pilkada diputuskan lewat DPRD, dan sebaliknya KMP solid, maka
baru Hendi benar-benar harus siap menerima kemungkinan terburuk. Hal
ini mengingat jumlah suara partai di DPRD yang tergabung dalam KIH
kalah jauh dengan di KMP.
‘’Hasil pemilu lalu, PDI Perjuangan memang menjadi pemenang tetapi
memiliki koalisi sedikit. Sementara Partai Gerindra memang kalah tapi
ternyata memiliki koalisi yang lebih banyak. Ini akan membuat
dilematis dan memberatkan Hendi,’’ katanya.
Menurut Budi Santoso, Hendi juga berpotensi kalah jika pesta demokrasi
nanti hanya ada dua calon wali kota yang maju. Jika KMP solid dan
hanya ada dua calon dia berkeyakinan Hendi tidak dapat unggul atas
lawannya. Kecuali Hendi melakukan lobi-lobi politik serta
mengoptimalkan jaringan birokrasi di Pemkot Semarang. ‘’Jadi mungkin
biar lebih fair, calonnya jangan hanya dua, tapi harus tiga,’’
tegasnya.
Dengan tiga calon maka akan memecah konsentrasi suara pemilih.
Sehingga segala kemungkinan nanti bisa terjadi karena hasil pemilu
menjadi tidak dapat diprediksi. Meskipun dengan adaya tiga calon
akhirnya Hendi selaku incumbent (calon petahana) lebih dijagokan.
Sejauh ini, baru tiga nama yang santer disebut memiliki peluang besar
untuk bertarung di Pilwalkot Semarang 2015. Selain Hendi ada mantan
wali kota Soemarmo HS dan mantan wakil wali kota Mahfud Ali. Namun
sejauh ini baru PDI Perjuangan yang membuka pendaftaran penjaringan
bakal calon wali kota dan wakil wali kota periode 2016-2021.
Sekretaris tim penjaringan bakal calon wali kota dan wakil wali kota
DPC PDI Perjuangan Kota Semarang, Bambang Sutrisno mengatakan, sudah
10 orang yang mendafar terdiri dari satu orang mendaftar calon wali
kota dan sembilan wakil wali kota. Dari jumlah itu kader partai baru
tiga orang yang mendaftarkan diri sebagai wakil wali kota.
‘’Untuk kader kami memang menyarankan wakil wali kota saja, karena
untuk calon wali kota kami tetap akan menjagokan Mas Hendi yang
terbukti bagus,’’ katanya. (JN06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here