Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalur Temanggung Kendal yang rawan longsor. (Foto : JN09)
ilustrasi jalur. (Foto : JN09)

TEGAL, Jowonews.com – Sejumlah titik jalan yang menjadi akses utama penghubung transportasi antar kelurahan di wilayah Kecamatan Margadana, berlubang. Titik-titik lubang tersebut, berukuran variatif. Dari setengah meter di Jalan Hasanudin, Kelurahan Cabawan, sampai 40 centimeter di Jalan Prof Buya Hamka, Kelurahan Margadana.

Menurut sejumlah warga, kondisi tersebut sangat membahayakan dan rawan menimbulkan kecelakaan bagi pengguna jalan. Apalagi, jika sedang turun hujan.

Menurut Ahmad, warga Kelurahan Cabawan, lubang di Jalan Hasanudin sudah terjadi sejak  sekitar satu bulan. Penyebabnya,terlalu sering dilewati kendaraan besar. Lubang yang persis berada di tikungan perempatan depan Masjid Nur Islam itu,  sangat membahayakan. Tidak sedikit warga yang terperosok di lubang ini.

Selain itu, reruntuhan lubang tersebut juga mengakibatkan selokan yang berada di bawahnya tersendat. Sehingga, air meluap ketika hujan mengguyur lokasi. “Saya yang rumahnya di depan jalan sering ditanya. Ini jalan sangat membahayakan. Banyak pengendara yang terperosok, bukan hanya sekali,” ungkap Ahmad.

Ditambahkannya, warga sebenarnya telah melaporkan adanya lubang ini ke pihak kelurahan. Setelah dilaporkan, warga dan kelurahan sempat melakukan pengurugan. Namun, karena keterbatasan akhirnya jalan
tersebut kembali berlubang.

Lebih lanjut disampaikan, persoalan ini juga sempat ditangani oleh dinas terkait, tapi tetap berlubang kembali. 
“Kalau hujan jadi banjir, karena selokan mampet, menyumbat saluran di bawahnya. Sebelumnya, entah dari pemborong, sepertinya sudah melakukan pengukuran. Namun, sampai sekarang belum ada perbaikan. Warga ingin
agar segera ada perbaikan,” jelasnya.

Pengamatan di lokasi, beberapa titik lubang juga terlihat di Kelurahan Margadana. Yakni, di depan Masjid Jami Al-Furqon dan di tikungan depan Mushala Al-Mubarak. Keduanya, terletak di Jalan Prof Buya Hamka.

Budi, warga Kelurahan Margadana menyampaikan, sudah dua bulan lubang terlihat di depan Mushala Al-Mubarak.
Padahal, sebagai jalan penghubung, banyak kendaraan besar yang melintas di sana. “Kalau hujan, lubang tidak terlihat. Posisinya kan ditikungan, jadi sering terjadi kecelakaan. Terutama, anak-anak muda yang naik motornya tidak mau pelan. Warga ya inginnya ini segera dibetulkan,” tuturnya.

Melihat persoalan ini, Anggota DPRD Kota Tegal Dapil Margadana Untung Purwadi meyatakan, lubang-lubang tersebut memang sudah lama terjadi. Kondisi ini, telah dikoordinasikan dengan dinas terkait.

“Seharusnya dinas lebih cepat menanggapi keluhan masyarakat. Sebab, jika lubang tersebut terus dibiarkan, akan mengganggu transportasi warga, yang berakifitas di sana,”ungkap anggota DPRD dari PKS ini.

Dia akan  meminta, dinas terkait melakukan survei ke lokasi. Sehingga dalam melakukan penangannya nanti, bisa tepat sasaran dan jalan tersebut tidak berlubang kembali. “Saya minta dinas terkait secepatnya
bisa melakukan perbaikan,” tegasnya. (JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here