jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com

Semarang, Jowonews.com – . Dewan menilai, Pemprov Jateng lamban, dan tidak kreatif. Sehingga persoalan pembebasan lahan tidak kunjung rampung dan secara otomatis memperlambat proses pembangunan jalan tol. Berlarut-larutnya proses pembangunan jalan tol Bawen-Solo inji membuat DPRD gerah.Masyarakat Jateng khususnya, sudah menunggu cukup lama agar bisa menikmati jalan tersebut.

Anggota Komisi D DPRD Jawa Tengah, Muhammad Rodhi mendesak agar Pemproov lebih aktif dan secepatnya menyelesaikan program yang terbengkalai tersebut. Padahal Presiden Joko Widodo sudah mengintruksikan pembangunan jalan tol harus dimulai tahun 2015. Artinya jika pusat sudah memulai, maka otomatis Pemprov Jateng harus berjalan cepat.

“Pembangunan jalan tol harus sudah dilaksanakan. Jika mengacu presiden mestinya tol Bawen-Solo harus sudah dimulai pembangunannya,”ungkapnya.

Ia meminta agar Pemprov Jateng bergerak cepat. Jika masalah utamanya adalah pembebasan lahan, mau tidak mau harus dicarikan solusi. Gubernur Jateng harus turun tangan menyelesaikan berlarut-larutnya pembangunan tol. Karena proyek pembangunan tol Semarang-Solo sudah lama terbengkalai.

“Paling ora ketika Gubernur Jateng ditanya Presiden bisa menjawab. Pembangunan sudah dimulai, bukan kemudian menjawab masih akan dimulai,” imbuhnya.

Wakil Komisi D DPRD Jawa Tengah, Hadi Santoso menilai Pemprov Jateng terkesan lamban dalam pembangunan tol Semarang-Solo. Ia mengkritik pembangunan yang tidak kunjung rampung, meski sudah tiga periode pergantian Gubernur Jateng.

“Dulu tahun 2012 sudah diicanangkan pembangunan jalan tol selesai. Tapi ternyata sampai sekarang tetap belum rampung dan terus molor,” katanya.

Politisi PKS ini menambahkan, dengan keterlambatan pembangunan tentu akan mempengaruhi biaya yang dikeluarkan. Selain itu, ia juga khawatir, ketika tidak kunjung selesai, masyarakat yang sudah dibeli lahannya kembeli menempati. Sebab, lamanya proses pembangunan, membuat masyarakat Jateng lupa jika ada pembangunan tol Bawen-Solo.

“Jika diamati, dari sekian banyak proyek Pemprov hampir sebagian besar terkenala pembebasan lahan. Mestinya ada terobosan agar pembangunan tidak berlarut-larut,” tambahnya.(JN01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here