Hendak Tawuran, Puluhan Pelajar Ditangkap Polisi

  • Whatsapp
Tawuran Pelajar. (Foto : JN01)
Tawuran Pelajar. (Foto : JN01)
Tawuran Pelajar. (Foto : JN01)
Tawuran Pelajar. (Foto : JN01)

SALATIGA, Jowonews.com – Puluhan Pelajar dari berbagai sekolah diamankan aparat Polres Salatiga, Selasa (20/1) pagi hingga siang. Pasalnya, mereka diduga hendak melakukan tawuran. Terbukti, diantara para pelajar tersebut ada yang membawa gir yang diikat kain sabuk  serta potongan besi.

Selain itu, polisi juga mendapati adanya ajakan di masing – masing telepon genggam pelajar untuk mendatangi pelajar lainnya di Salatiga. Bahkan, ada yang menggunakan kata sandi tawuran menjadi lempar jumroh.

Bacaan Lainnya

“Kami hanya mendapatkan pesan singkat yang mengatasnamakan sebuah kelompok, ada perayaan teman – teman SMK Kristen di Salatiga. Makanya kami datang,” terang A, 16, salah satu siswa yang berasal Semarang.

Tidak hanya Semarang, pelajar juga berdatangan dari Muntilan, Ambarawa, Ungaran, Boyolali, serta Magelang.

Sementara saat ditelusuri, justru pelajar SMK Kristen tidak mengetahui adanya pesan yang tersebar  itu. Diantara pelajar yang ditangkap, satu diantaranya yang berasal dari Banyumanik, Semarang ternyata sudah bukan pelajar.

Polisi sejak awal sudah mendapatkan informasi bakal adanya tawuran ini langsung melakukan pengamanan. Para pelajar yang dicurigai sudah berkumpul di jalan Diponegoro sejak pagi.

Polisi kemudian merazia para pelajar tersebut. Namun banyak yang kabur hingga terjadi kejar – kejaran, hingga ke sawah dan selokan di jalan Imam Bonjol.

Sekitar 35 pelajar ditangkap dalam razia pertama. Tidak berapa lama, polisi kembali mendapat informasi jika para pelajar dari luar kota kembali berdatangan. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan di Blotongan mendapati sejumlah pelajar dari luar wilayah Salatiga.

Mereka berusaha kabur namun berhasil ditangkap. Seorang wartawan Heru, yang ikut meliput penangkapan sempat menjadi korban tendangan pelajar hingga terjengkang jatuh. Polisi juga mengamankan belasan pelajar yang menumpang truk dari exit Tol Bawen.

Dibawah komando Kapolres AKBP RH Wibowo meminta jajarannya untuk serius menangani kasus tawuran ini. Dikhawatirkan kasus ini akan terus berulang jika tidak dilakukan penindakan tegas.

Hingga siang, lebih dari 60 pelajar yang dibawa ke Mapolres Salatiga. Mereka di geledah, diperiksa dan didata mengenai keterlibatannya dalam rencana tawuran tersebut.

Dalam penggeledahan awal, polisi mendapati beberapa diantara pelajar yang membawa gir dan potongan besi.

Para pelajar itu didata dengan difoto satu per satu kemudian diperiksa oleh para anggota satreskrim Polres dan Polsek. Sebagian diantaranya di bawa ke Polsek untuk memudahkan pemeriksaan.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *