19 Ribu Hektar Lahan Terancam Kritis

  • Whatsapp

KAJEN, Jowonews.com-Lahan seluas 19 ribu hektar di Kabupaten Pekalongan terancam kritis. Kondisi itu tentu berimbas pada keberlangsungan kehidupan masyarakat, termasuk ketahanan pangan yang dicita-citakan pemerintah.

Kabid Kehutanan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (DPPK) Kabupaten Pekalongan, Heru Cahya Nugraha mengatakan,  tidak ada lahan yang sangat kritis di Kabupaten Pekalongan. Namun terdapat 9 ribu hektar lahan agak kritis dan 10 ribu hektar berpotensi kritis. Hal itulah yang terus disikapi dengan gencar melakukan penghijauan.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan penghijauan itu di antaranya melalui program OBIT, Kebun Bibit Rakyat (KBR), pengembangan hutan rakyat, penghijauan lingkungan. Seperti kegiatan penghijauan di lahan TNI AD di Kecamatan Wonopringgo,” ungkapnya, Kamis (22/1).

Heru memaparkan, penghijauan tersebut berdasarkan permintaan Kodim 0710 Pekalongan. Lahan seluas satu hektar tersebut merupakan lahan tidak produktif, oleh karena itu perlu dilakukan optimalisasi dengan penanaman pohon.

“Gerakan penghijauan itu dalam rangka serbuan teritorial di wilayah Kodim 0710 Pekalongan, juga dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan,” kaya Heru.

Dalam kegiatan tersebut, DPPK memberikan bantuan 2000 bibit. Di antaranya terdiri dari bibit durian, rambutan, mangga, dan jambu. Sedangkan untuk ketahanan pangan ditanam pula umbi-umbian, seperti singkong dan sejenisnya.

“Kami sangat mendukung sekali upaya TNI. Selain itu, aksi penghijauan dan ketahanan pangan
ini juga akan dilakukan di masing-masing Koramil yang ada di Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.

Sementara itu,  Kasi RLPS, DPPK, Irawan menambahkan, kegiatan serupa akan terus digalakkan. Sebagaimana yang dilakukan Kodim 0710, elemen masyarakat maupun instansi lain pun bisa meminta bantuan kepada DPPK terkait bibit pohon.

“Masyarakat bisa meminta bibit kepada kami. Jika ada kegiatan penghijauan penanaman pohon, kami siap membantu,” kata Irawan.

Disinggungnya, pada 2014, telah ada sekira satu juta pohon yang ditanam di wilayah Kabupaten Pekalongan. “Ini terus kami galakkan. Tahun kemarin (2014, red), sekira satu juta pohon telah ditanam pada area 200-an hektar, di berbagai wilayah Kabupaten Pekalongan,” imbuhnya.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *