Jelang Konferda PDIP, Ada Intimidasi Oleh Calon Ketua DPD

  • Whatsapp
PDIP
PDIP
PDIP
PDIP

SEMARANG, Jowonews.com – Suasana ‘kandang banteng’ Jateng makin panas. Intimidasi dan ancaman terhadap sebagian besar Ketua DPC PDIP menjelang Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Jateng, Maret mendatang, bukan hanya isapan jempol belaka. DPC-DPC PDIP memang banyak yang diancam dan diintimidasi oleh oknum kader yang ingin menjadi Ketua DPD PDIP Jateng.

Kepastian itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPD PDIP Jateng, Heru Sudjatmoko kepada Jowonews, Kamis (22/1). Dimana dirinya mengaku mendengar dan banyak mendapat laporan dari DPC-DPC PDIP yang merasa tidak terima di intimidasi dan diancam.

Bacaan Lainnya

 “Saya juga dengar-dengar seperti itu (ada intimidasi dan ancaman-red ). Namanya juga dinamika politik. Meski Ketua Umum secara tegas melarang sikap seperti itu,”ungkap Heru Sudjatmiko.

Larangan melakukan intimidasi dan ancaman juga dipertegas dalam SK DPP No.66 dan 67 tahun 2014. Dimana dalam rangka konsolidasi 5 tahunan memang ada penjaringan dan penyaringan ketua di struktur partai.

Yaitu mulai Pimpinan Anak Cabang (PAC), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP. “Lalu akan dilanjutkan Kongres pada bulan April mendatang. Tapi saat Munas di Semarang, sudah disepakati memilih kembali Bu Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP lagi,”katanya.

“Setelah proses di Kongres selesai, dilakukan proses dari paling bawah lagi. Yaitu Ranting (tingkat desa) dan Anak Ranting (tingkat dusun).

Sesuai arahan ketua umum, dalam rangka penjaringan dan penyaringan tidak boleh seperti yang dulu. Terjadi rebutan dengan suara terbanyak. “Segala cara dulu dipergunakan, terjadi intimidasi, ancam-ancaman dan money politik untuk mendapatkan dukungan,”bebernya.

“Tapi namanya dinamika. Apa yang disinyalir Suryo Sumpeno (anggota Dewan Pertimbangan Daerah DPD PDIP Jateng-red) memang benar adanya. Tapi kita sebisa mungkin menegakkan aturan. Karena kita mengutamakan musyawarah mufakat,”akunya.

DPC PDIP mana saja yang telah diancam?. Heru Sudjatmoko tidak mau membeberkan secara gamblang. Termasuk siapa yang telah melakukan intimidasi dan ancaman itu. Dirinya takut malah akan menjadi pro dan kontra di internal PDIP Jateng.

“Kalau ingin konfirmasi itu (DPC PDIP yang diancam dan diintimidasi-red) bisa terjun ke lapangan langsung mas. Saya sebagai ketua DPD PDIP Jateng tidak enak kalau harus menyebutkan,”elaknya.

Meski Heru Sudjatmoko tidak mau menyebutkan secara gamblang, menurut informasi yang di dapat Jowonews dari ‘kandang banteng’, DPC PDIP yang diintimidasi dan diancam antaralain Cilacap, Banjarnegara, Purbalingga, Rembang dan Brebes.

“Intimidasi dan ancaman itu terjadi karena ada yang ingin jadi Ketua DPD PDIP Jateng, tapi memakai cara lama. Ini jelas menyimpang dari harapan ketua umum dan SK DPP No.66 dan 67 tahun 2014,”ungkap sumber Jowonews yang mewanti-wanti namanya tidak dikorankan.

Orang yang di intimidasi dan diancam itu,  karena tidak terima lalu lapor ke Ketua DPD PDIP Heru Sudjatmoko. “Yang ingin menjadi ketua itu dari DPP PDIP dan menjadi pembina DPD PDIP Jateng. Sehingga punya pengaruh,”ungkap sumber Jowonews.

Bagaimana DPD PDIP Jateng menyikapi itu?. Heru Sudjatmoko menghimbau semua mentaati aturan dari DPP PDIP.

“Tapi ini kan budaya dan kultur. Jadi tidak mudah. PDIP secara struktur sudah hebat. Tapi yang kultur perlu ditata biar lebih bagus dan mengundang simpati,”tukasnya.

Ketua DPC PDIP Surakarta FX FX Hadi Rudyatmo saat dihubungi mengaku belum ada yang mengintimidasi dan mengancam DPC-nya. “Kalau ada yang mengancam, akan saya laporkan ke DPP,”tegasnya.

Rudy mengaku secara tegas kalau dirinya mendukung Heru Sudjatmoko sebagai ketua DPD PDIP Jateng lagi. “Saya jelas mendukung Pak Heru,”tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Menjelang Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI P Jateng untuk memilih Ketua DPD, suhu politik di kandang banteng mulai panas. Sejumlah DPC DPI P mulai diancam oleh pihak-pihak tertentu yang merasa kepentingannya terancam.

Adanya ancaman itu disampaikan oleh anggota Dewan Pertimbangan Daerah (Deperda) DPD PDI Perjuangan Jateng, Suryo Sumpeno. “Cabang-cabang (DPC PDI Perjuangan-red) dihardik. Mereka diancam tidak akan diteruskan rekomendasinya bila nyalon bupati/walikota,”tegasnya, Rabu (21/1).

Suro Sumpeno sangat menyayangkan adanya ancaman dan hardikan kepada DPC PDIP diberbagai daerah sekarang ini. Karena, PDI Perjuangan juga tidak pernah mengajarkan praktk-praktek politik intimidasi seperti itu.

“Saya memang tidak melihat dan tidak tahu langsung. Tapi saya ini politisi, jadi telinga saya mendengarnya,”ungkapnya.

Politisi kawakan PDI Perjuangan ini juga mengkritisi pembentukan opini adanya paket calon Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng yang sekarang didukung banyak kader di PAC dan DPC. Itu tidak bisa dibenarkan.

 “Munculnya paket-paket ketua itu juga ngawur dan tidak mendidik. Di AD/ART maupun di SK DPP tidak ada yang mengatur sistem paket pemilihan ketua,”katanya.

Proses yang terjadi di PDI Perjuangan untuk menentukan Ketua DPD PDI Perjuangan bukan berdasarkan suara terbanyak. Tapi akan ditentukan melalui musyawarah mufakat tim formatur, guna menghindari praktek money politik.

Prosesnya, nama-nama yang sedang diproses dari bawah sekarang ini, nanti akan diserahkan ke DPP PDI Perjuangan. Nantinya, DPP akan mengeluarkan 3 nama kepada DPD pada saat Konferda bulan Maret 2015.

“3 nama itu akan dimusyawarahkan oleh tim formatur Konferda. Yang disepakati, maka yang akan jadi Ketua DPD PDIP Jateng,”jekasnya.
(JN01)

DPC PDIP yang diintimidasi/diancam

1.Cilacap
2.Banjarnegara
3.Purbalingga
4.Rembang
5.Brebes

Sumber: DPD PDIP Jateng

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *