Polres Pekalongan Bentuk Timsus Bencana

  • Whatsapp
Polres Pekalongan. (Foto : Humas Polres)
Polres Pekalongan. (Foto : Humas Polres)
Polres Pekalongan. (Foto : Humas Polres)
Polres Pekalongan. (Foto : Humas Polres)

KAJEN, Jowonews.com -Polres Pekalongan membentuk tim khusus siaga bencana. Langkah itu sebagai menyikapi banyaknya kejadian bencana alam serta potensinya yang masih cenderung tinggi di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi mengatakan, tim tersebut yang akan diterjunkan langsung ketika terjadi bencana banjir, tanah longsor yang acap terjadi di wilayah hukumnya.

Bacaan Lainnya

“Ini musim kan masih tinggi curah hujannya, jadi kami bentuk tim khusus untuk siaga bencana,” terangnya, Kamis (22/1).

Indra memaparkan tim siaga bencana tersebut merupakan tim sekutu yang berasal dari Polri, TNI tim SAR BPBD, RAPI dan Satpol PP. Diharapkan tim gabungan tersebut bisa siap menghadapi bencana dan meringankan beban masyarakat korban bencana.

“Tim akan dibekali dengan perlengkapan dan peralatan penyelamatan, sehingga bisa langsung terjun ke lokasi di mana bencana terjadi,” jelasnya.

Bukan hanya bencana, kerawanan tindak kejahatan juga menjadi perhatian tersendiri. Sebab, dalam kondisi cuaca yang rawan berimbas pada kekebalan tubuh seperti sekarang ini, cenderung juga membikin masyarakat lengah. Tentu saja kondisi itu menjadi impian para pelaku kejahatan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP Guntur Tri Harjani mengatakan, kondusifitas wilayah Kabupaten Pekalongan harus tetap terjaga. Oleh karena itu, jajaran Polres Pekalongan khususnya Sat Sabhara yang dipimpin AKP Agus Sulistwantoro diperintahkan untuk melaksanakan patroli.

“Sesuai perintah Pak Kapolres, sebelum pelaksanaan patroli, terlebih dahulu dilakukan pengecekan kelengkapan anggota dan pemberian arahan, termasuk penyampaian pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat,” ujarnya.

Patroli tersebut, kata Tri, dilakukan menggunakan kendaraan dinas roda dua serta anggota dilengkapi rompi serta senjata laras panjang jenis V2. Sasarannya adalah toko emas, objek vital dan tempat-tempat keramaian.

“Memang seperti musim hujan sekarang ini, ada kecenderungan kelengahan di masyarakat. Terutama waspada dan hati-hati terhadap pelaku tindak kejahatan. Terutama pencurian baik siang maupun malam hari,” jelasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *