Pengguna Jalan Keluhkan Traffic Light

  • Whatsapp
Traffic Light Mati. (Foto : JN09)
Traffic Light Mati. (Foto : JN09)
Traffic Light Mati. (Foto : JN09)
Traffic Light Mati. (Foto : JN09)

Kendal, Jowonews.com – Keberadaan traffic light di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di pertigaan dekat kompleks perumahan indah (Purin) dan Akbid Uniska Kendal dikeluhkan pengguna jalan. Pasalnya, sejak sumber tenaga dayanya beralih dari listrik PLN ke tenaga surya kerap hanya berfungsi setengah hari.

Kondisi ini membuat para pengguna jalan yang berasal dari arah selatan, Jalan Tentara Pelajar dan barat (Jakarta) kesulitan menyeberang pindah jalur arah jalan.  Salah seorang pengendara pengguna roda dua, Karsono mengakui  traffic light di pertigaan Jalan Soekarno-Hatta tersebut selama ini kerap kali hanya berfungsi setengah hari.

Bacaan Lainnya

Akibatnya banyak pengguna jalan baik dari arah Jakarta yang akan menyebang ke arah Jalan Tentara Pelajar dan begitu juga dari arah Jalan Tentara Pelajar yang akan beralih ke jalur Semarang mengalami kesulitan. “Saya dari arah Jalan Tentara Pelajar mau pindah ke jalur pantura arah Semarang harus ekstra hati-hati dan nunggu jalan sepi, soalnya lampu trafficlightnya yang nyala hanya lampu kuningnya,” ujar Karsono.

Menurut Karsono, tidak berfungsinya lampu traffic light secara sempurna itu diduga karena daya energi yang tersimpan dalam traffic light bertenaga surya itu tidak banyak akibat cuaca di kendal selama ini sering terjadi hujan. Agar traffic light itu tetap berfungsi normal dalam setiap kondisi cuaca apapun, dia berharap dinas terkait sudah memikirkannya saat akan mengganti  trafficlight tersebut dari sumber daya energi listrik beralih ke sumber daya energi tenaga surya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kendal, Subarso, membenarkan keberadaan traffic light pertigaan di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya dekat OW Tirto Arum Baru dan Akbid Uniska Kendal itu sumber daya energinya menggunakan tenaga surya.

Menurutnya, dengan tidak berfungsi maksimal traffic light saat sore hari itu seperti banyak menjadi keluhan pengguna jalan itu karena aki medium penyimpanan daya sumber energi yang terserap dari pancaran sinar tenaga surya pada trafficlight itu lemah.

“Di Kendal baru ada satu trafficlight bertenaga surya, yakni dipertigaan dekat Akbid Uniska Kendal. Saat ini kondisi akinya memang sudah lemah dan harus segera diganti,” ujar Subarso. (JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *