Armada Taxi Diminta Gunakan  Tarif  Bawah

  • Whatsapp
Taksi di Kendal. (Foto : IST)
Taksi di Kendal. (Foto : IST)
Taksi di Kendal. (Foto : IST)
Taksi di Kendal. (Foto : IST)

Kendal, Jowonews.com –  Tahun ini ada penambahan lagi armada taxi beroperasi di Kendal. Namanya Pusaka Taxi. Armada taxi baru itu akan mengoperasikan 10 armada. Dengan penambahan itu, total taxi yang beroperasi di Kendal sebanyak 30 unit.

Kepala Dishub Subarso mengatakan meski bertambah, pihaknya tetap menekankan bagi perusahaan taxi yang mengoperasikan Pusaka Taxi itu tetap menggunakan tarif batas bawah, seperti diterapkan oleh pemilik perusahaan taxi yang mengoperasikan Kendal Taxi. Pangkalan semua taxi itu berapa di Kompleks Kendal Permai baru.
“Meski diwajibkan tarif bawah sebesar Rp 6 ribu, kami tetap meminta taxi yang beroperasi memakai tarif yang sama dengan Kota Semarang,” ujar Subarso, Minggu (1/2/2015).
 
Subarso menyatakan, keberadaan taxi itu pada masa mendatang kemungkinan akan bisa bertambah. Hal itu tentu seiring dengan semakin bertambahnya minat masyarakat untuk menggunakan ala transportasi yang satu itu. Selain efisiensi waktu untuk bisa cepat sampai tempat tujuan penggunaan taxi itu juga aman dan nyaman. Maka dari itu, kata dia, dengan bertambah banyaknya alat transportasi berargo di Kendal ini, berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan taxi itu, sehingga akan terbentuk pola masyarakat gemar taxi.
“Kalau  masyarakatnya berkebutuhan akan taxinya tinggi, maka perusahaan taxi dengan sendirinya akan melirik pangsa pasar konsumen pengguna taxi di Kendal itu. Dan mereka tentu, tanpa diminta akan masuk Kendal dengan sendirinya,” terangnya.
Subarso menambahkan, baik Kendal Taxi dan Pusaka Taxi itu, keberadaannya di Kabupaten Kendal sebagai bentuk upaya pihaknya untuk membangun perekonomian Kendal melalui kelancaran transportasi pusat kota.
“Dari taxi-taxi ini, harapanya dapat memakai jasa bengkel milik Perusahaan Daerah (Perusda). Dengan begitu akan meningkatkan pendapatan kas Kabupaten Kendal ,” ujar Subarso.
Sementara Ketua Organda, Jamaludin, mengaku, dengan adanya penambahan taxi Kendal itu belum begitu berpengaruh terhadap keberadaan angkutan kota di Kendal. Karena baru pengoperasianya.
“Kita masih belum bisa menakar apakahkeberadaan penambahan taxi baru itu akan berpengaruh terhadap angkutan kota. Karena baru dioperasikan. kalau dikemudian hari kok mengurangi pendapatan sopir angkutan ya nanti kita akan laporkan ke sektor terkait,” katanya.(JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *