Kurang Laku, Stok Darah AB di Kendal Minim

  • Whatsapp
Pendertia DBD di kendal
Pendertia DBD di kendal
Pendertia DBD di kendal
Pendertia DBD di kendal

Kendal, Jowonews.com – Golongan darah AB kurang laku dikalangan pasien yang menjalani rawat inap di RSUD Dr H Soewondo. Karena peminatnya sedikit, rumah sakit milik pemkab ini juga memiliki sedikit stok. Meski demikian rumah sakit siap menambah stok golongan darah AB jika permintaan meningkat.

Koordinator Bank Darah RSUD dr Soewondo Kendal, Dharu mengatakan dari berbagai golongan darah, A, B, O dan AB, yang paling dominan sesuai dengan kebutuhan pasien selama ini adalah golongan darah B. Selain B, yang banyak dicari adalah A dan O. Sedangkan jenis AB jarang dibutuhkan pasien.”Memang golongan AB paling sedikit peminatnya, nggak tahu kenapa,” ujar Dharu.
Dharu mengungkapkan, pada November hingga Desember 2014, kebutuhan permintaan darah dari bank darah untuk pasiennya meningkat signifikan, yakni, dari sebanyak 262 kolom menjadi 470 kolom. Sedangkan pada Januari 2015,  terjadi penurunan, menjadi 366 kolom.
“Peningkatan permintaan stok darah memang terjadi dua bulan terakhir di tahun 2014. Namun, di awal bulan tahun ini malah terjadi penurunan,” ujar Dharu.
Dharu menyatakan, stok berbagai golongan darah yang ada di bank darah RS ini dari PMI Cabang Kendal tiap bulannya tidak sama. Misalnya, kata dia, pada tahun kemarin, pada November untuk stok golongan darah A ada 47, B (85), O (105) dan AB (25). Sedangkan bulan Desember, stok golongan darah A (180), B (130), O (190) dan AB (30). Dan untuk tahun ini, di bulan Januari, stok golongan darah A (105), B (125), C (115) dan O (21).
Stok berbagai golongan darah itu khusus untuk pasien yang dirawat di RS, bukan dari pasien di luar RS. Sedangkan bagi pasien yang mengalami trombositopenia atau kondisi darah yang kekurangan kadar trombositnya, RS di bank darahnya belum bisa menyediakan  karena belum memiliki alatnya. Sementara masih dicarikan di PMI Semarang, karena di PMI Cabang Kendal pun juga sama belum ada alatnya.
Humas RSUD dr Soewondo Kendal, Endang mengatakan, hingga sekarang jumlah penderita DBD yang masih menjalani perawatan sebanyak empat orang. Karena, tiga dari tujuh pasien DBD yang sebelumnya juga menjalani perawatan di RS ini, kondisinya sudah baik dan pulang. (JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *