Program JTL Tidak Beri Kontribusi Banyak

  • Whatsapp
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com- Perencanaan matang terhadap target di tahun infrastruktur harus diutamakan. Pencanangan Jateng tanpa lubang (JTL) yang berjalan hanya pada Januari saja belum bisa memberikan kontribusi yang banyak terhadap kondisi jalan di Jateng. Semeskinya, Pemprov harus mematangkan rencana agar eksekusi di lapangan tak meleset dari target. Hal itu dikemukakan oleh anggota Komisi D DPRD Jateng Muhammad Ngainirichadl.

“Sangat tidak mungkin kalau Januari saja ditargetkan selesai untuk jalan tanpa lubang di Jateng. Jateng ruas jalannya banyak, terlebih upaya penambalan lubang kemarin juga termasuk jalan nasional. Sementara, banyak kondisi jalan yang masih buruk, ada sekitar 135 ruas jalan provinsi,” ungkap politikus PPP itu baru-baru ini.

Bacaan Lainnya

Kedepan, kata Richadl, semeskinya Pemprov memiliki data yang valid dalam memproses masalah yang akan dituju. Jika penambalan jalan berlubang, semeskinya Dinas Binamarga mengerti mana saja jalan yang masuk perawatan, agar jalan yang akan ditinggikan tak menggunakan dana perawatan untuk wilayah lain.

“Kalau ada jalan yang tiap tahun rusak, maka tidak perlu ada anggaran perawatan. Langsung saja jalan itu diratakan atau dibetonisasi, jadi kalau sudah baik kondisinya baru pakai dana perawatan,” ungkap Richadl.

Berkaitan dengan JTL, kata Richadl, pihaknya memanggil Dinas Binamarga Jateng bersama Bappeda, dan Dishubkominfo hari ini. Pemanggilan tersebut sebagai tindakan meminta data perkembangan mengenai JTL, dan infrastruktur lainnya di Jateng.

Teknologi Baru

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat ditemui di Gedung Inspektorat Jalan Pemuda mengatakan, pihaknya membutuhkan teknologi yang tepat guna dalam menangani kondisi jalan yang mudah rusak, terlebih jika terkena hujan. Ia mengakui, tantangan yang paling berat dalam melakukan program perbaikan jalan termasuk JTL, adalah kondisi cuaca yang terus-menerus hujan.

“Relatif semuanya bisa bekerja, tapi alat memang kurang. Cuaca memang harus kita kompromikan sehingga harapan kita di pelaksanaan nanti terhadap jalan-jalan yang sudah dibangun sudah eksis, dan bagus. Saya pastikan itu bisa diperbaiki,” ungkap Politikus PDIP itu.

Gubernur mengakui belum bisa memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Namun, ia sementara melakukan penambalan jalan sebagai upanya mengutamakan aspek keamanan bagi pengendara.

“Yang belum bisa diperbaiki sama sekali ya kita menunggu perbaikan saja. Karena kalau itu diperbaiki, saya meyakini perawatan tanpa lubangnya bisa (dirawat),” terusnya. Gubernur belum bisa menyebutkan berapa dana perawatan yang sudah digunakan untuk program JTL. “Masih kita evaluasi,” tutupnya.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *