Semua OW di Kendal Belum Bersertifikasi

  • Whatsapp
Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)
Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)
Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)
Pengunjung padati obyek wisata di Kendal. (Foto : JN09)

Kendal, Jowonews.com – Semua obyek wisata (OW) dan tenaga kerja di bidang pariwisata di Kendal belum mengantongi sertifikasi. Ke depan semua obyek wisata dan pengelolanya akan menjalani ujian sertifikasi. Agar obyek wisata dan tenaga kerja yang ada di dalamnya mengantongi sertifikasi, pekan depan akan digelar sosialisasi.

Puluhan pengelola obyek wisata dan tenaga kerja akan segera mengikuti sertifikasi. “Dengan adanya sosialisasi ini, semua objek wisata di Kendal kelak harus sudah mengantongi sertifikasi,” ujar Pengurus PHRI Kendal Sri Sarwo Utomo, Senin (9/2/2015). 
Utomo mengaku, mestinya semua objek wisata dan tenaga kerjanya harus bersertifikasi. Tenaga kerja di obyek wisata bakal disertifikasi oleh lembaga sertifikasi profesi (LSP). Sedangkan usahanya disertifikasi oleh lembaga sertifikasi usaha (LSU). Kedua lembaga sertifikasi itu merupakan lembaga independen sehingga kredibilitasnya tidak perlu diragukan lagi.
Menurut Utomo, di Tanah Air, baru ada dua tenaga asesor wisata agro, salah satunya dirinya. Ke depan, asesor ini memiliki tugas cukup berat melakukan pengujian terhadap pengelola dan tenaga kerja di bidang wisata. Namun pihaknya optimistis sertifikasi yang dikantongi obyek wisata dan tenaga kerjanya bakal meningkat kesejahteraannya.
Pengelola obyek wisata The Sea Sulaimi Alfadli mengaku siap mengikuti sertifikasi yang bakal dikgelar. Pihaknya yakin obyek wisata yang dikelolanya bakal lolos karena sudah dikelola secara profesional. Kesuksesan menangkarkan lumba-lumba sekaligus melatihnya memiliki prospek yang cerah ke depan.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agus Rifai mendukung sertifikasi yang bakal dijalani obyek wisata dan tenaga kerjanya. Pihaknya siap membantu agar proses sertifikasi itu berjalan lancar dan menguntungkan obyek wisata. (JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *