Trailer Terguling Macetkan Pantura

  • Whatsapp
Trailer Terguling
Trailer Terguling
Trailer Terguling
Trailer Terguling

Kendal, Jowonews.com – Sebuah truk trailer nopol B 9061 UEM terguling di jalur pantura pertigaan Kodim Kendal Selassa (10/2/2015). Akibat kecelakaan itu jalur pantura macet sekitar dua jam karena proses evakuasi truk mengalami kesulitan. Truk bermuatan kertas oleng ke kanan dan menimpa sebuah minibus.

Kecelakaan melibatkan dua kendaraan, yakni trailer B 9061 UEM yang dikemudikan Sultan warga Malang dan minibus H 1703 BD yang disopiri Ngatmin, 50, warga Tlahab, Gemuh, Kendal.

Bacaan Lainnya

Musibah bermula ketika truk sarat muatan kertas itu melaju dari arah timur. Setibanya di pertigaan Kodim Kendal yang jalannya menikung, sopir trailer yang diduga tidak hapal jalan, terkejut karena melihat median jalan. Sultan lalu hendak banting setir ke arah kiri.

Namun, pada saat bersamaan di lajur kiri terdapat bus yang melaju pelan. Sopir truk memutuskan banting setir ke kanan, sehingga truk menabrak median jalan. Sementara muatan kertas berserakan dan menghantam mini bus yang berjalan pelan.”Suaranya keras dan saat saya lihat, truk sudah terguling dan bus terjepit antara median jalan dan muatan truk,” kata saksi Mundolin.

Sopir truk Sultan mengaku, dirinya terkejut saat truk yang dikemudikan sampai di jalan tikungan, karena di depannya sudah ada median jalan. Dia berusaha membanting setir ke kiri, tetapi terdapat bus di lajur kiri. ”Saya putuskan banting setir ke kanan, tetapi justru menabrak median jalan,” ujarnya.

Sopir minibus Ngatmin mengaku, ketika itu dirinya berjalan pelan di lajur kiri. Namun, tiba-tiba truk terguling dan beberapa muatan gulungan karton menghantam bus yang dikemudikannya. Hantaman itu menyebabkan bus menghantam median di sebelah selatan jalan.

Salah seorang penumpang bus, Ari Suwardi, 47, warga Kelurahan Rejomulyo, Kota Semarang, mengaku, saat itu dirinya duduk di kursi paling belakang. Setibanya di tikungan lokasi, dia melihat truk menabrak median jalan dan muatannya menghantam bus yang di tumpanginya.

Proses evakuasi memakan waktu sekitar dua jam. Sebab untuk memindahkan truk terpaksa mendatangkan crane dari Batang. Untuk menghindari kemacetan arus lalu lintas dialihkan lewat jalur alternatif. (JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *