Pembersihan Material Longsor Gebog Gunakan Ekskavator

  • Whatsapp
LONGSOR: Sebanyak 16 warga Dusun Clowok, Desa Jambe Wangi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang terancam longsor setelah rumah mereka longsor ke jurang, Jumat pagi.
LONGSOR: Sebanyak 16 warga Dusun Clowok, Desa Jambe Wangi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang terancam longsor setelah rumah mereka longsor ke jurang, Jumat pagi.
LONGSOR: Sebanyak 16 warga Dusun Clowok, Desa Jambe Wangi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang terancam longsor setelah rumah mereka longsor ke jurang, Jumat pagi.
LONGSOR: Sebanyak 16 warga Dusun Clowok, Desa Jambe Wangi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang terancam longsor setelah rumah mereka longsor ke jurang, Jumat pagi.

Kudus, Jowonews.com – Pembersihan material tanah longsor yang menutup akses jalan satu-satunya milik warga Dukuh Jigung, Desa Menawan, Gebog Kudus, akhirnya menggunakan excavator.

 
Excavator berukuran mini milik Dinas Bina Marga Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral Kabupaten Kudus itu, didatangkan sejak Rabu (11/2) sore setelah longsor terjadi pada Rabu (11/2) dini hari pukul 03.00 WIB.
 
“Tanpa excavator, pembersihan material longsor tentu butuh waktu yang terlalu lama. Kasihan warga tidak bisa melintas, terutama yang memiliki kendaraan,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kudus, Atok Darmo Broto, di Kudus, Kamis (12/2).
 
Sebetulnya, kata dia, pembersihan material sudah bisa rampung hari ini, namun karena warga khawatir dengan terjadinya longsor susulan, maka warga sepakat melakukan keprasan tebing agar lebih aman.
 
Dengan adanya tambahan pekerjaan tersebut, maka pembersihan material longsor menjadi molor dan diperkirakan baru beres dalam jangka waktu dua kedepan.
 
Untuk mempercepat proses pembersihan, truk yang mengangkut material tanah longsor cukup membuangnya di lahan warga yang jaraknya hanya 50 meteran.
 
Tertutupnya akses jalan dari Dukuh Jigung ke Dukuh Kambangan itu, berdampak pada 100-an kepala keluarga atau 300-an jiwa karena aktivitasnya menjadi terganggu.
 
Peristiwa tanah longsor di Desa Menawan, bukanlah yang pertama karena pada bulan Januari 2014 juga terjadi kasus serupa dan menewaskan 12 warga karena tertimbun marerial longsor.
 
Trauma dengan peristiwa tersebut, warga yang terkena dampak serta terancam akhirnya mengungsi ke kampung setempat yang dipastikan jauh dari ancaman tanah longsor.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *