Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu Makan Korban

  • Whatsapp
Perlintasan KA tanpa palang pintu foto: kabarkampus.com
Perlintasan KA tanpa palang pintu foto: kabarkampus.com
Perlintasan KA tanpa palang pintu foto: kabarkampus.com

Kendal, Jowonews.com – Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Caruban, Kecamatan Ringinarum, tadi pagi memakan korban. Seorang petani bernama Sutat, 69, warga Desa Caruban RT 04 RW II, Kecamatan Ringinarum, tewas tersambar kereta api Kaligungmas nomor KA 248 berloko CC 2018311.
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban berangkat dari rumahnya hendak menuju ke sawah. Korban dengan mengendarai sepeda motor Astrea Grand nopol G 4345 KA menyeberangi rel perlintasan tanpa palang pintu itu. Namun tiba-tiba ada kereta api Kaligungmas melaju kencang dari arah barat dan menyambar sepeda motor hingga korban langsung tewas di tempat.
“Korban terpental tiga meter dari perlintasan tanpa palang pintu dan tewas seketika dengan kondisi mengenaskan. Sedangkan motornya terseret sekitar 500 meter dari lokasi kejadian,” kata warga setempat, Suhartono, 49.
Suhartono, mengatakan, peristiwa nahas yang menimpa Sutat itu terjadi pagi hari pada saat jam banyak anak sekolah yang melintasi perlintasan itu. Dan waktu itu, kata dia, kebetulan pada perlintasan jalur ganda tanpa palang pintu tersebut ada dua KA yang secara bergantian melintas dari arah timur ke barat dan sebaliknya. Korban bersama sepeda motornya tersambar KA Kaligungmas jurusan Tegal-Semarang Poncol dari arah barat ke timur.
Sementara itu anak korban, Sapuan, mengatakan, saat itu korban hendak ke sawah dengan mengendarai sepeda motor. Dan saat sampai berada pada perlintasan jalur ganda tanpa palang pintu itu, ayahnya tersebut tak menyangka ada dua KA yang melintas dalam waktu hampir bersamaan dari berlawanan arah.
“Dari dua KA yang melintas saat itu, korban tertabrak KA Kaligungmas Tegal-Semarang Poncol dari arah barat ke timur,” katanya.
Kapolsek Gemuh AKP I Wayan Suprapta mengatakan, kereta api yang menabrak korban tersebut adalah KA Kaligungmas Tegal-Semarang Poncol. Sementara hasil olah tempat kejadian perkara petugas korban sedang menyeberang perlintasan itu menggunakan motor dan tertabrak KA. Sepeda motor korban terseret hingga 1 km dari TKP. Atas kejadian itu, dia mengimbau pada pengguna jalan setiap kali akan menyeberang perlintasan tanpa palang pintu harus tengok kanan kiri. Sebab dengan adanya rel ganda ini kereta api bisa berpapasan pada waktu yang bersamaan. (JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *