UMKM Tahan terhadap Goncangan Krisis Ekonomi

  • Whatsapp

bupati patiKudus, Jowonews.com  – Bukan tanpa sebab Bupati Kabupaten Pati, H. Haryanto SH. MM. M.Si. menjadikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu industri mikro yang diberi perhatian lebih. Tetapi karena berdasarkan pengalaman, UMKM merupakan usaha yang tahan terhadap goncangan krisis ekonomi.

Hal itu disampaikan dalam kuliah tamu di ruang seminar lantai IV Gedung Rektorat Universitas Muria Kudus (UMK), Rabu (11/2). ‘’Selain tahan dari terpaan krisis ekonomi global, UMKM juga bisa membuka banyak peluang kerja bagi masyarakat,’’ ujarnya di hadapan peserta perkuliahan tamu yang terdiri atas dosen dan mahasiswa tersebut.

Bacaan Lainnya

Karenanya, dalam acara yang juga dihadiri Rektor UMK Dr. Suparnyo SH. MS., jajaran wakil rektor, para dekan di lingkungan UMK, UMKM dinilainya sangat penting dalam rangka mengurangi angka pengangguran.

Mengingat pentingnya peranan UMKM dalam pembangunan perekonomian masyarakat, tak pelak orang nomor satu di Bumi Mina Tani, ini pun memasukan UMKM sebagai salah satu arah pembangunan daerah.

Tak heran, berkat perhatian yang besar terhadap UMKM, lanjutnya, di Pati pun berkembang berbagai klaster UMKM. ‘’Ada 12 klaster UMKM  di Pati. Antara lain klaster tapioka, batik tulis, kerajinan tangan, kopi, ulat sutra, pengolahan hasil laut, dan konveksi,’’ ungkapnya.

Kendati begitu, pendampingan dan pembinaan terhadap UMKM disebutnya harus senantiasa dilakukan, karena banyak kendala yang dihadapi hingga kini. ‘’Kendala penguatan UMKM di antaranya pada ketersediaan modal, promosi dan pemasaran, ketersediaan informasi, hingga jaringan,’’ paparnya.

Sementara itu, usai memaparkan mengenai potensi dan perkembangan UMKM di Kabupaten Pati, bupati yang pernah menjadi lurah dan menjadi camat di Juwana, Trangkil, dan Sukolilo, ini melakukan penandatanganan kerjasama antara UMK dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati.

Penadatanganan dilakukan langsung Haryanto (Bupati Pati) dan Rektor UMK Dr. Suparnyo SH. MS. , disaksikan ratusan peserta perkuliahan tamu yang berlangsung sekitar pukul 10.00 – 12.00. ‘’Setelah penandatanganan kerjasama ini kami berharap ada action, sehingga ada manfaatnya,’’ katanya.

Rektor dalam sambutannya menyambut baik atas kerjasama yang terjalin antara universitas yang dipimpinnya dengan Pemkab Pati. ‘’Kerjasama seperti adalah niscaya bagi sebuah perguruan tinggi. Tanpa adanya kerjasama seperti ini, maka kegiatan Tri Dharma tidak akan berjalan maksimal,’’ tuturnya.

Dia pun kemudian meminta para dosen dan mahasiswa bisa menindaklanjuti dengan berbagai kegiatan, yang diharapkan bisa mendorong pembangunan di Pati. ‘’Harus ada action sebagaimana disampaikan bupati, sehingga kerjasama bisa bermanfaat bagi UMK dan masyarakat Pati secara umum,’’ tegasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *