Banjir Hambat Kedatangan Bus

  • Whatsapp
Banjir akibat tanggul jebol di Jepara
Banjir akibat tanggul jebol di Jepara
Banjir akibat tanggul jebol di Jepara
Banjir akibat tanggul jebol di Jepara

SRAGEN, Jowonews.com – Kedatangan bus dari Jakarta menuju Terminal Pilangsari, Sragen tak menentu. Menyusul banjir yang menggenangi hampir seluruh wilayah Ibu Kota dan Pantura Jateng dalam beberapa pekan terakhir berpengaruh pada transportasi bus.

”Sekarang ada selisih waktu satu sampai dua jam keterlambatan. Terutama untuk bus-bus yang berangkat dari Jakarta Selatan seperti Lebakbulus, Ciledug atau Kampung Rambutan,” kata salah satu agen PO Raya, Teguh Wibowo, Jumat (13/2).

Bacaan Lainnya

Tak hanya kedatangan, pihaknya juga tak bisa memprediksi waktu tempuh penumpang ke Jakarta. Biasanya, rute Sragen-Jakarta melalui Solo dan Semarang berkisar 12 jam. Diakuinya semenjak banjir, bisa mencapai 14-16 jam perjalanan.

”Jika penumpang konfirmasi waktu tempuh berapa jam kami tidak bisa memperkirakan. Biasanya penumpang yang mengejar waktu bekerja esok hari. Namun untuk tujuan Pulogadung masih normal,” paparnya.

Agen bus lain, Murti dari PO Ladju Prima mengakui terdapat penurunan jumlah penumpang. Biasanya sebulan, agennya bisa memberangkatkan 500-600 penumpang dari Terminal Pilangsari. Namun semenjak banjir, bus yang berangkat awal dari Kota Madiun maupun Kabupaten Ponorogo itu hanya terisi 90-100 penumpang.

Selain banjir, masa low seasons juga menjadi faktor penurunan penumpang. Dia menuturkan, dengan kondisi Jakarta yang dikepung banjir, mayoritas sopir memilih jalur alternative untuk tujuan Jakarta Barat maupun Tangerang yang memungkinkan tak terjadi genangan.

”Namun untuk perubahan jam berangkat tidak ada, karena disesuaikan jadwal biasanya seperti tahun-tahun sebelumnya. Mungkin perayaan imlek nanti baru ada peningkatan penumpang dari Jakarta,” ungkapnya.

Sepinya penumpang juga dirasakan PO Garuda Mas. Meski terjadi penurunan, pihaknya tak memberlakukan kenaikan tarif tiket untuk tujuan Jakarta melalui Purwodari dan Semarang.

”Kita menyiasati dengan berangkat lebih awal karena pemberangkatan pertama dari Sragen. Biasanya jam 11 atau 12 siang sudah berangkat. Seandainya molor karena banjir, penumpang masih bisa menjangkau waktu kerja pagi,” kata Sunarto. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *