Cangkul Ladang, Dapat Granat

  • Whatsapp

granatBOYOLALI, Jowonews.com – Dua granat yang diduga masih aktif ditemukan di areal ladang warga di Dukuh Ledok, Desa Klari, Kecamatan Karanggede, Boyolali. Granat jenis nanas itu ditemukan oleh Sirun (55) warga setempat, saat mencangkul di ladangnya tersebut. Temuan bahan peledak itu dilaporkan ke pihak berwajib Sabtu (14/2). 

Kapolres Boyolali AKBP Budi Sartono melalui Kapolsek Karanggede AKP Suwanto mengatakan, dua buah granat itu kali pertama ditemukan oleh Sirun sekitar dua bulan lalu. Saat itu dia pergi ke ladangnya untuk mencangkul. Tiba-tiba cangkulnya membentur benda keras yang ternyata besi dalam kondisi sudah berkarat. 

Bacaan Lainnya

Namun, saat itu Sirun tak tahu jika dua benda tersebut adalah granat yang bisa saja meledak. Dua buah benda itu kemudian hanya disingkirkan dan ditaruh di pinggir ladang.  Hingga akhirnya, Sabtu (14/2) kemarin, anak Sirun yang bernama Solikhin pergi ke ladang tersebut.

“Saat itulah dia diberitahu oleh bapaknya tentang penemuan dua benda tersebut. Solikhin langsung mengeceknya dan baru diketahui jika dua benda itu adalah granat,” kata AKP Suwanto. 

Oleh Solikhin, granat tersebut kemudian diserahkan ke Koramil Karanggede sekitar pukul 15.00. Koramil lalu melaporkan kasus ini ke Polsek Karanggede, yang kemudian diteruskan ke Polres Boyolali.

Untuk penanganan kedua bahan peledak itu, Kapolsek menghubungi penjinak bom (Jibom) Brimob Gunung Kendil, Mojosongo, Boyolali.  “Diduga granat masih aktif. Agar tak bergerak dan meledak, sementara pematiknya di-lakban,” jelasnya. 

Melihat kondisinya yang sudah berkarat, kata dia, diduga dua buah granat itu merupakan peninggalan jaman penjajahan Belanda atau Jepang. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *