Pengembang Perumahan Nakal Ditangkap Polisi

  • Whatsapp

komplek-perumahan-kemuningJepara, Jowonews.com – Pihak Kepolisian Resor Jepara berhasil menangkap pengembang perumahan nakal di daerah setempat karena dianggap menipu konsumennya hingga mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Menurut Juru bicara Polres Jepara, AKP Maryono di Jepara, Jumat, mengungkapkan, pengungkapan pengembang perumahan nakal berawal dari laporan konsumennya yang merasa tertipu oleh pengembang yang bernama Rosianus Hendry Septian warga Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara Kota.

Bacaan Lainnya

Sri Wahyuningsih warga Desa Bawu, Kecamatan Batealit, Jepara, kata dia, merasa tertipu sehingga melaporkan kasus tersebut ke polisi. Pelaporan tersebut, kata dia, berawal ketika Wahyuningnsih berniat membeli satu unit rumah di kawasan Perumahan Permata Hijau di Desa Mindahan, Kecamatan Batealit.

“Pelaku juga mengajak korbannya untuk meninjau langsung lokasi perumahan sehingga setuju membeli satu unit rumah nomor 19 tipe 36,” ujarnya.

Pada 26 Agustus 2014, kata dia, korbannya menyerahkan pelunasan uang muka yang totalnya sebesar Rp33 juta kepada Hendri di kantor perumahan Permata Hijau.  “Bukti pelunasan juga dibubuhkan stempel PT Restu Barokah bermaterai Rp6 ribu,” ujarnya.

Pembayaran uang muka tersebut, diangsur sebanyak dua kali, yang pertama dibayar Rp23 juta dan terakhir pada Agustus 2014 dilunasi kekurangannya. Korban yang melihat bangunan rumahnya belum jadi, kata dia, menuntut kepada Hendry untuk segera menyelesaikannya dan pelaku minta waktu tiga bulan.

Untuk mempercepat proses penyelesaian pembangunan rumah tersebut, Wahyuningsih juga menyerahkan uang untuk membeli keramik sebesar Rp1,5 juta. “Hanya saja, harapan bisa segera menempati rumah tersebut belum juga terwujud,” ujarnya.

Korban yang merasa curiga, lanjut dia, akhirnya mencari informasi mengenai perumahan tersebut.    “Ternyata tersangka telah menjual rumah tersebut kepada pihak lain,” ujarnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman empat tahun kurungan.

Pengembang perumahan nakal yang kini mendekam di balik jeruji besi itu, diduga menjalankan praktik penipuan dalam jangka waktu yang lama. Pasalnya, kata dia, sejumlah pihak yang merasa dirugikan oleh pengembang nakal tersebut, kini mulai melaporkan kasus serupa ke Polres Jepara.

Di antaranya, Agus Prasetya Yuwono warga Kelurahan Demaan, Kecamatan Kota, Endang Marini warga Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan dan Andi Darmawan warga Jakarta. (JN04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 Komentar

  1. http://r29.imgfast.net/users/2912/60/65/18/avatars/621-18.jpg
    dheka di Pemalang ivi vespa club memberitakan hendry bawa kabur mobil DAIHATSU TARUNA pd 2010 buron. mohon bantuan tmn2, nasabahku bawa kabur mobil nama ktp yang bawa mobil Rosianus hendry sebastian
    daihatsu taruna th 2000, warna hujau metalik, no pol E 1703 KN,stnk a/n Rosmaniar No.rangka G 009381 No.Mesin MHKTGRVHDYK00938, ada pelindung Kap Mobil, tutup ban serep belakang ada tulisannya JEEP, velg bintang palang 5, kabar terakhir mobil ada di banjar patroman ke arah tasik ..( hub dhuta 08156512639)
    Nama rosianus hendry sebastian juga DPO di leasing ranmor, Credit Card, bank, BMT, Rental mobil dll
    Di jepara di 2 perumahan yaitu di Mindahan ‘permata hijau’ pt restu barokah, sebagai manajer proyek pelaksana lapangan, menipu perusahaan, menggelapkan uang puluhan users pembeli rumah senilai 1.5 milar lebih , tidak disetor ke rek pt, memalsukan td tgn cek giro pt restu di BTN, menggelapkan uang kredit bank pt rbj sekitar 1,2 milyar an. menggelapkan dan memalsukan td tgn direkur atas giro pt rbj dan digunakan untuk penipuan untuk meminjam uang ke berbagai pendana senilai 2,5 milyaran. menurut data BTN hingga hari ini masih ada tunggakan kredit sebesar 1,7 milyar dengan jaminan seluruh setrifikat tanah 61 kavling. hingga para users resah.
    Di perumahan Langon-Tahunan, PT Livan duta perkasa, hendry menipu pemilik tanah asal dengan perjanjian ikatan membeli dengan mencicil, tapi uang muka d/p nya ceknya kosong, hingga lewat batas perjanjian tempo pelunasan setahun tidak juga dilunasi, hingga gugur perjanjian, sementara itu korban penipuan, belasan pembeli dan users senilai 1,3 milyar kini terkatung nasibnya. sama dengan di Mindahan tsb
    Bagi korban yang perlu konfirmasi silahkan hub satserse polres jepara ; 08122802168
    saat ini hendry di titipkan di LP sebagai tahanan. berkas sdh dikirim ke kejaksaan menunggu pemeriksaan

  2. Dheka di Pemalang ivi vespa club memberitakan hendry bawa kabur mobil DAIHATSU TARUNA pd 2010 buron. mohon bantuan tmn2, nasabahku bawa kabur mobil nama ktp yang bawa mobil Rosianus hendry sebastian
    daihatsu taruna th 2000, warna hujau metalik, no pol E 1703 KN,stnk a/n Rosmaniar No.rangka G 009381 No.Mesin MHKTGRVHDYK00938, ada pelindung Kap Mobil, tutup ban serep belakang ada tulisannya JEEP, velg bintang palang 5, kabar terakhir mobil ada di banjar patroman ke arah tasik ..( hub dhuta 08156512639)
    Nama rosianus hendry sebastian juga DPO di leasing ranmor, Credit Card, bank, BMT, Rental mobil dll https://m.facebook.com/photo.php?fbid=1376942662630167&id=100009433382256&set=p.1376942662630167&source=47&refid=52
    Di jepara di 2 perumahan yaitu di Mindahan ‘permata hijau’ pt restu barokah, sebagai manajer proyek pelaksana lapangan, menipu perusahaan, menggelapkan uang puluhan users pembeli rumah senilai 1.5 milar lebih , tidak disetor ke rek pt, memalsukan td tgn cek giro pt restu di BTN, menggelapkan uang kredit bank pt rbj sekitar 1,2 milyar an. menggelapkan dan memalsukan td tgn direkur atas giro pt rbj dan digunakan untuk penipuan untuk meminjam uang ke berbagai pendana senilai 2,5 milyaran. menurut data BTN hingga hari ini masih ada tunggakan kredit sebesar 1,7 milyar dengan jaminan seluruh setrifikat tanah 61 kavling. hingga para users resah.
    Di perumahan Langon-Tahunan, PT Livan duta perkasa, hendry menipu pemilik tanah asal dengan perjanjian ikatan membeli dengan mencicil, tapi uang muka d/p nya ceknya kosong, hingga lewat batas perjanjian tempo pelunasan setahun tidak juga dilunasi, hingga gugur perjanjian, sementara itu korban penipuan, belasan pembeli dan users senilai 1,3 milyar kini terkatung nasibnya. sama dengan di Mindahan tsb
    Bagi korban yang perlu konfirmasi silahkan hub satserse polres jepara ; 08122802168
    saat ini hendry di titipkan di LP sebagai tahanan. berkas sdh dikirim ke kejaksaan menunggu pemeriksaan.