Kumpuli Janda, Perdes di Sragen Diadukan ke Bupati

  • Whatsapp

ilustrasi-
Sragen, Jowonews.com – Pagar makan tanaman. Ungkapan itu pas untuk menggambarkan ulah Try (42), seorang perangkat Desa Japoh, Jenar, Sragen. Sebagai perangkat desa, seharusnya dia bisa menjadi contoh dan menjaga lingkungan desanya.

Namun tidak demikian dengan Try. Dia malah melakukan perbuatan tidak senonoh dengan ‘kumpul kebo’ dengan Spr (38), seorang janda warga Baben, Kecamatan Gondang, Sragen. Karena hidup serumah tanpa ada ikata pernikahan yang
resmi, warga sendiri resah. Akibatnya, wargapun melaporkannya ke Bupati Sragen.

Bacaan Lainnya

Informasi yang dihimpun menyebutkan, oknum perangkat desa Try mengaku
telah nikah siri dengan Spr (38). Padahal janda anak tiga itu, dinilai belum cerai resmi dengan suaminya yang merantau di luar Jawa. Disisi lain, Try sendiri telah hidup serumah dengan Spr selama 5 bulan terakhir.

Aktivis LSM Gondang, Sragen Suhendi mengatakan, sebagai perangkat desa
seharusnya memberikan contoh dan teladan yang baik terhadap warga
lainnya. Apalagi, oknum perangkat itu, tinggal serumah dengan wanita
yang bukan istrinya sejak beberapa bulan terakhir. Sehingga membuat warga
setempat resah.

“Sehingga dengan ulah oknum perangkat desa itu, kami selaku perwakilan
warga Gondang telah mengadukan tindakan asusila pihak bersangkutan ke
Bupati dan Itwilkab Sragen,” tandas Suhendi, Minggu (15/2).

Menurut Suhendi, sebenarnya oknum perangkat desa itu sempat dipanggil
camat Jenar karena tindakan dan sikap yang dinilai tidak baik. Hanya saja,
kendati dalam status pembinaan, Try tetap saja nekat dengan sembunyi-sembunyi menyampbangi rumah janda anak tiga tersebut.

“Karena telah mencoreng martabat warga Baben dan warga Japoh, kami
sendiri meminta Bupati untuk memecat oknum perangkatr desa yang berbuat mesum tersebut,” tandas Suhendi.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *