Miras Berserakan Saat Konser, Polisi Temukan Ciu Dioplos Minuman Bersoda

  • Whatsapp

KARANGANYAR,Jowonews.com- Belasan liter minuman keras jenis ciu ditemukan jajaran Polsek Karanganyar Kota dalam area konser Orkes Melayu (OM) Sera di lapangan Ngarjosari, Popongan, Karanganyar, Senin (16/2) malam. Guna mengelabui petugas, minuman memabukkan itu dioplos ke dalam botol minuman kemasan.

“Penjagaan pintu masuk konser sudah dijaga petugas sampai tiga lapis. Penonton yang masuk satu persatu juga sudah digeledah, namun petugas tidak menemukan ada yang membawa minuman keras, senjata tajam atau benda mencurigakan lainnya,” terang Kapolsek Karanganyar Kota AKP Joko Waluyono kepada wartawan, Selasa (17/2).

Bacaan Lainnya

Pengamanan berlapis ini tidak membuat pelaku kehabisan akal. Minuman itu diduga sudah diselendubkan lebih dahulu. Botol-botol minuman kemasan berisi ciu oplosan ternyata sudah disiapkan di bilik-bilik tepi lapangan. Mereka juga nekat mendistribusikan ciu ke teman-temannya di dalam lapangan saat konser berlangsung, dengan cara dilempar. Kapolsek dan anggotanya mendapati botol-botol plastik itu berserakan di semak belukar. kemudian petugas menyisir area Lapangan Ngarjosari hingga didapati botol miras dengan jumlah lebih banyak. Dalam operasi ini, tak satu pun pemilik miras tertangkap basah.

“Dari botol-botol minuman bersoda itu dapat jelas tercium bau menyengat ciu. Pasti oplosan. Dengan melihat isinya sudah tidak lagi penuh, kemungkinan para penonton berpesta miras saat konser berlangsung,”tandasnya.

Untuk diketahui, konser OM Sera itu digelar dalam rangka penutupan Turnamen Perseha Cup I 2015 dan berlangsung Senin malam pukul 20.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB. Selama orkes melayu asal Gresik, Jawa Timur ini tampil bersama Savana, kelompok musik lokal beraliran reggae, Kapolsek mengatakan tidak terjadi keributan.

Beruntung event ini berlangsung relatif kondusif meski hanya dijaga 1 regu polisi berjumlah 10 orang. Usai konser rampung, Kapolsek meminta seluruh penonton yang mayoritas berusia belasan tahun itu supaya segera pulang. 

“Kami juga mendapati seorang gadis vianisti yang terlantar. Dia asalnya Malang dan ditinggalkan teman-temannya, kemudian kami antarkan sampai Palur untuk naik bus arah pulang,” ungkapnya.Karanganyar Darurat Bencana, Bantuan Bangun Rumah Cair Pebruari.(JN01)

image
Ilustrasi miras

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *