Kerusakan Jalan ke OW Cukup Parah

  • Whatsapp
Japan Berlubang di pasturage Kendal foto: tribunes.com

Japan Berlubang di pasturage Kendal foto: tribunes.com
Japan Berlubang di pasturage Kendal foto: tribunes.com

Kendal, Jowonews.com – Kerusakan jalan yang menuju ke sejumlah obyek wisata (OW) di Kendal mengalami kerusakan cukup parah. Akibat jalan rusak parah, antusias pengunjung yang datang menurun. Beberapa ruas jalan ke OW yang rusak parah meliputi Pantai Sendangsikucing, Rowosari; Pantai Sendangasih, Rowosari; Curug Sewu, Patean; Goa Kiskendo, Singorojo; Pantai Muara Kencan, Cepiring, dan Wersut Seguni Indonesia (WSI), Rowosari. Kerusakan jalan makin parah karena hujan deras masih sering mengguyur.
“Jika tidak hati-hati, kendaraan bisa terperosok ke jalan berlubang,” ujar Muklis, 45, warga Weleri.
Muklis mengaku kerusakan jalan cukup parah berada di depan kantor pembibitan benih padi. Di jalur ini tingkat kerusakannya cukup parah karena hampir seluruh jalan berlubang. Jalan berlubang sangat membahayakan pengguna jalan karena tertutup air hujan.
Manajer WSI Sulaimi Alfadli mengaku wisatawan dari luar daerah yang berkunjung banyak mengeluhkan kerusakan jalan itu. Pengunjung yang datang membawa mobil jenis sedan harus ekstra hati-hati agar mobil tidak terperosok ke kubangan jalan.
“Mobil jenis sedan kan bodinya rendah jadi rawan terperosok lubang, apalagi banyak pengunjung yang baru satu kali lewat,” ujar Sulaimi.
Sementaara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agus Rifai mengaku masih banyak kerusakan jalan menuju OW. Karena itu pihaknya akan berkoordinasi dengan Bina Marga agar memprioritaskan perbaikan kerusakan jalan menuju OW. Sebab jika kondisi jalan mengalami kerusakan, animo pengunjung menuju OW terganggu. Agus berharap tahun ini, semua kerusakan jalan menuju OW bisa tuntas diperbaiki.
“Apalagi bupati sudah menganggarkana dana cukup besar untuk memperbaiki kerusakan jalan tahun ini,” ujar Agus. (JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *