Harga Beras di Salatiga Naik

  • Whatsapp
image
Beras, ilustrasi foto: moneter.co

SALATIGA,Jowonews.com ­ Di sejumlah daerah di Nusantara, harga beras mengalami kenaikan yang cukup signifikan, tak terkecuali di Salatiga. Dari pantauan di sejumlah pasar, harga beberapa jenis beras rata­rata mengalami kenaikan Rp 1000 per kilo. Meski demikian, kenaikan harga ini dikeluhkan oleh masyarakat.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Blauran, Salatiga, Rustri (40) mengatakan, kenaikan harga beras terjadi sejak sepekan yang lalu. Kenaikan semua jenis beras per kilonya Rp 1000. Baik itu jenis C4 biasa, super, menthik dan sebagainya.

Bacaan Lainnya

“ Untuk beras jenis C4 super harga sebelum naik Rp 9000 per kilo, kini menjadi Rp 10.000 per kilo, demikian pula dengan beras jenis yang lain, semisal GH, menthik dan sebagainya,” ujarnya.

Menurut Rustri, dari informasi yang di peroleh dari para distributor beras, kenaikan makanan pokok ini karena jumlah pasokan (barang) berkurang. “ Yang saya dengar banyak yang dikirin ke Jawa Barat. Sehingga jumlah barang sedikit dan harga menjadi mahal,”imbuhnya.

Saat ditanya apakah berkurangnya jumlah pasokan ini karena ada permainan ( penimbunan) di tingkat pedagang besar ? Rustri mengaku tidak tahu menahu.

Menurut Rustri meski harga beras mengalami kenaikan Rp 1000 per kilo, namun jumlah pembeli di kiosnya tetap ramai. Ia rata­rata bisa menjual beras sebanyak 2 ton per hari. “ Selama ini beras saya beli (kulakan) dari Delanggu, Banyiburu Kabupetn Semarang dan lokal Salatiga sini,” jelasnya.

Kenaikan harga beras ini dikeluhkan oleh masyarakat. Sebagaimana yang diutarakan Wiyarti (55) warga Tingkir, Salatiga. Saat ditemui di sela­sela belanja beras, ibu tiga orang anak mengaku kenaikan harga beras semakin membebani kehidupan masyarakat kecil. “ Semua harga sudah naik dan tidak mau turun paska

kenaikan BBM, meski harga BBM sudah turun, lha ini disusul lagi kenaikan harga beras. Kan itu kebutuhan pokok masyarakat sehari­hari,”sesalnya.

Ia berharap pemerintah pusat segera turun tangan untukmenstabilkan harga beras ini.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *