Di Batang, 7 Orang Positif HIV/AIDS Baru

  • Whatsapp
Ilustrasi HIV AIDS (Foto : IST)
Ilustrasi HIV AIDS (Foto : IST)
Ilustrasi HIV AIDS (Foto : IST)
Ilustrasi HIV AIDS (Foto : IST)

BATANG, Jowonews.com– Jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Batang terus meningkat. Salah satu penyebabnya, banyak PSK pendatang baru dan kurangnya pemahaman akan bahaya HIV/AIDS.

Data dari Dinas Kesehatan, Kabupaten Batang, dalam dua bulan terakhir ini, pihak Puskesmas Bandar sudah menemukan adanya 7 orang, yang dinyatakan positif HIV baru. Hal itu diketahui setelah adanya warga yang melakukan test VCT pada Klinik VCT Puskesmas Bandar.

Bacaan Lainnya

Atiya,23, warga Desa/Kecamatan Bandar, salah seorang PSK mengungkapkan, bahwa dirinya beserta beberapa teman seprofesinya, rutin melakukan pengambilan sampel darah.

“Sampel darah dan VCT sebenarnya sangat membantu, disamping untuk kontrol kesehatan, juga untuk mencegah adanya pencegahan penyakit HIV/AIDS” ungkap Atiya, Kamis (26/2).

Atiya juga menyampaikan, bahwa pihak Pemda atau petugas kesehatan, harus sering membarikan bantuan alat kontrasepsi berupa kondom, kepada pengelola tempat hiburan atau kepada pengguna jasa para PSK. Menurutnya, selama ini para tamu pengguna jasa para PSK, sulit dan cenderung menolak ketika menggunakan pengaman tersebut.

“Pihak petugas kesehatan, harusnya sering melakukan sosialisasi dan bantuan alat pengaman, dan para pengguna jasa kami, harusnya juga disarankan ikut VCT, agar kami para pekerja juga merasa terjamin kesehatannya. “ kata Atiya.

Sementara itu, Konselor Klinik VCT Puskesmas Bandar, Nurman Sair, mengatakan bahwa terhitung dari bulan Januari akhir Februari (25/2), pihaknya sudah mendeteksi adanya 7 warga yang positif HIV baru. Menurutnya dengan adanya tambahan 7 orang tersebut, maka data penderita HIV yang ada di puskesmas Bandar, pada tahun 2015 bertambah menjadi 19 orang.

“Sebelumnya telah ada 12 orang yang dinyatakan positif HIV, kini tambah 7 orang lagi. Dari jumlah 7 penderita HIV/AIDS baru tersevut, dua diantaranya merupakan ibu hamil dan 1 anak-anak usia 6 tahun,” kata Nurman Sair.

Nur PSK ataupun bapak-bapak yang sering menggunakan jasanya, untuk sadar dan memeriksakan diri. Karena dengan melakukan pemeriksaan di klinik VCT secara gratis, proses tidak terlalu lama dan kerahasiaan data juga dijaga.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *