Pilkada Maju, KPUD Pekalongan Bingung

  • Whatsapp

pilkada


KAJEN,Jowonews.com
– Perhelatan Pilkada Kabupaten Pekalongan yang rencananya bakal dilaksanakan 2018 ternyata datang lebih cepat. Sesuai revisi UU nomor 1 tahun 2015, kepala daerah yang akhir masa jabatannya (AMJ) pada semester pertama 2016 akhirnya Pilkada akan diikutkan tahap pertama yakni 2015.

Bacaan Lainnya

Divisi Sosialisasi KPUD Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal mengatakan, majunya Pilkada Kabupaten Pekalongan membuat persiapan KPUD Kabupaten Pekalongan mepet. Selain itu, persiapan KPU setempat juga terkendala belum adanya anggaran untuk pilkada tersebut.

“Rencananya awalnya kan 2018 tapi setelah revisi ternyata masuk tahap pertama, Desember 2015. Itu karena kepala daerah Kabupaten Pekalongan akhir masa jabatannya 26 Juni 2016,” ungkapnya, Kamis (26/2).

Terkait anggaran Pilkada, Rizal mengatakan, pihaknya sudah mengajukan dana cadangan untuk pilkada pada 2014 lalu. Yakni senilai Rp 7,5 Miliar. Namun hingga sekarang belum ada kejelasan terkait anggaran tersebut.

“Seseuai aturan, anggaran Pilkada bisa dicicil oleh Pemda melalui dana cadangan. Memang sudah sempat dibahas, namun belum disepakati, sebab saat itu perppunya menyatakakan pilkada kabupaten Pekalongan 2018,” jelasnya.

Dengan majunya Pilkada pada 2015, Rizal memperkirakan anggaran untuk mencapai Rp 22 miliar. Lantaran mepetnya waktu pelaksanaan itu, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat, terkait rencana pengajuan anggaran pilkada tersebut.

“Namun kami siap menyambut Pilkada Kabupaten Pekalongan 2015 ini. Waktu yang hanya sekitar 10 bulan cukuplah untuk melaksanakan sosialisasi. Kami juga sudah ancang-ancang sejak 2014, jadi kami tetap siap. Sementara, sosialisasi kami lakukan yang non anggara dahulu,” paparnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Hindun, mengaku bahwa pihaknya belum menyiapkan anggaran untuk Pilkada tersebut. Saat ini masih dalam tahap memastikan jadwal Pilkada.

“Anggarannya memang belum disiapkan untuk tahun ini, karena kami memang belum tahu apakah Pilkada Kabupaten Pekalongan itu masuk semester pertama atau kedua. Kalau sudah pasti, kami akan ikuti aturan yang ada,” ungkapnya.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *